PT Dirgantara Indonesia (PTDI) tengah melacak identitas pemilik dua unit pesawat jenis Boeing 737-200 yang telah terbengkalai di kawasan operasional mereka di Bandung selama lebih dari dua dekade.
Keberadaan armada bernomor registrasi PK-IJI dan PK-IJJ tersebut terhitung sejak tahun 2005. Upaya pencarian pemilik sah dari aset transportasi udara ini dikonfirmasi langsung oleh pihak manajemen perusahaan.
>>> Disdik Jabar Perpanjang Waktu Pemetaan Calon Murid Baru SPMB 2026
Proses identifikasi terus berjalan untuk mengetahui status kepemilikan dokumen armada komersial lama tersebut.
"Pada tahun 2005, dulu itu Buroq bekerja sama dengan PT ANI untuk mengerjakan maintenance kedua pesawat ini.
Namun seiring berjalannya waktu, PT ANI itu berubah kepemilikan, seiring berjalannya waktu tersebut, (maintenance) pesawat ini tidak berlanjut," kata Annisa Carolina, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PTDI.
Penempatan dua unit pesawat di area PTDI awalnya disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur yang dimiliki oleh mitra pelaksana perawatan.
Keputusan pemindahan lokasi kerja tersebut diambil agar proses teknis perbaikan dapat memanfaatkan fasilitas penunjang yang tersedia di Bandung.
"Karena PT ANI tidak punya fasilitas maintenance, jadi dipindahkan ke PTDI untuk pengerjaannya dan selain itu juga, dulu itu historical ke belakangnya lagi, sebelum PT ANI dengan Bouraq ini.
>>> Indonesia Matangkan Ekspor Listrik Bersih ke Singapura, Transmisi Jadi Kunci
Kedua pesawat ini itu dari PT PAN," ungkap Annisa Carolina.
Asal-usul kepemilikan armada ini tercatat berkaitan dengan program sewa guna usaha di masa lampau yang melibatkan badan usaha milik negara.
Kebijakan penyediaan moda transportasi udara tersebut kemudian didistribusikan ke sejumlah perusahaan penerbangan swasta nasional.
"PT PAN itu salah satu BUMN di Indonesia juga, tapi sekarang sudah tidak ada.
Dulu itu sempat di zamannya Pak Soeharto, tahun 2005, diberikan 10 pesawat untuk dilisingkan ke beberapa airline di Indonesia dan beberapa diantaranya ke PT Buroq.
>>> Honda ADV160 Terbaru Meluncur di Malaysia dengan Layar TFT dan Fitur Canggih
Makanya Buroq ingin mengerjakan maintenance-nya dengan PT ANI, namun untuk fasilitasnya menggunakan fasilitas PTDI," tambah Annisa Carolina.