⌂ Beranda News Tito Karnavian: Pemulihan Pascabencana di Aceh Berjalan Positif

Tito Karnavian: Pemulihan Pascabencana di Aceh Berjalan Positif

Tito Karnavian: Pemulihan Pascabencana di Aceh Berjalan Positif
Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi pemulihan pascabencana di Aceh
A A Ukuran Teks16px

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Kasatgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, memimpin rapat koordinasi pemulihan bencana hidrometeorologi di Kantor Gubernur Aceh pada Selasa (9/6/2026).

Dalam rapat tersebut, Tito mengevaluasi capaian selama masa tanggap darurat dan transisi. Ia menyebut kondisi wilayah terdampak kini jauh lebih baik dibandingkan awal bencana.

>>> Pemkab Bogor Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Gunung Salak

"Intinya kita sudah kembali ke normal. Tapi belum permanen, normalnya normal fungsional," kata Tito dalam keterangan tertulis.

Layanan Dasar Berangsur Pulih

Fasilitas pemerintahan dan kesehatan di wilayah terdampak telah beroperasi kembali. Sebagian besar sekolah juga sudah melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Namun, Tito mengakui masih ada sarana pendidikan yang memerlukan penanganan lanjutan akibat kerusakan bangunan. "Ada yang masih di tenda beberapa, ada yang masih darurat, tempat darurat," ujarnya.

Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen mempercepat rehabilitasi fasilitas pendidikan. "Ada yang numpang di sekolah lain, meskipun sebagian besar sudah kembali ke sekolah asal," sambung Tito.

Sektor infrastruktur seperti akses jalan dan jembatan sebagian besar sudah dapat dilalui kendaraan. Kegiatan perdagangan di pasar dan warung mulai bergeliat.

Pasokan bahan bakar, aliran listrik, dan jaringan telekomunikasi juga sudah pulih. "Artinya pergerakan orang, barang, berjalan baik, listrik juga oke, SPBU berjalan operasional, internet juga jalan.

>>> Prediksi Kandidat Top Skor Piala Dunia 2026 Mulai Ramai

Kemudian logistik juga nggak kekurangan," terang Tito.

Pekerjaan Lanjutan Masih Perlu Dipercepat

Pemerintah menegaskan akan mempercepat pekerjaan lanjutan, terutama pembangunan hunian masyarakat, penanganan area rawan banjir, serta perbaikan fasilitas publik yang rusak berat.

"Terlepas dari, kita sudah bisa mengembalikan kepada fungsi yang normal, kehidupan masyarakat ya, tapi kan masih banyak persoalan yang belum diselesaikan.

Masalah perumahan, masalah pendidikan, masalah rumah, madrasah, jalan, jembatan, sawah, kemudian tambak, dan lain-lain," kata Tito.

Rapat evaluasi ini turut dihadiri oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta jajaran pejabat dari BNPB, Satgas PRR, dan para kepala daerah se-Provinsi Aceh.

>>> Betrand Peto Tanggapi Video Viral Sarwendah: Kaget dan Menangis

"Yang perlu kita perbaiki, direhab, rekonstruksi, bila perlu lebih baik lagi," sambung Tito.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru