>>> Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter per 10 Juni 2026
Filosofi Menyerang dan Pesan untuk Jakmania
Dalam momen perkenalan, pelatih berusia 57 tahun ini memberikan sorotan khusus kepada basis suporter fanatik klub, Jakmania.
Ia mengaku sudah sangat familiar dengan loyalitas pendukung setia ini sejak dirinya masih menangani tim nasional.
"Pesan ke Jakmania.
Saya tahu tentang Jakmania saat masih melatih timnas, saya tahu banyak fan Jakmania datang ke timnas untuk mendukung timnas," ujar Shin Tae-yong via Jeje.
"Satu hal yang bisa Shin janjikan ke Jakmania adalah tidak akan menunjukkan pertandingan tidak baik. Mohon kepercayaan kepada saya, klub, dan pemain.
Ketiganya akan jadi satu dan menunjukkan yang terbaik," imbuhnya.
"Seperti mental kuat dan masing-masing akan melakukan pengorbanan untuk tim, pelatih-klub-pemain akan jadi satu. Penuhi kursi penonton agar para pemain bisa lebih semangat," tambah Shin Tae-yong.
Janji untuk menyuguhkan permainan memukau tersebut sejalan dengan revolusi taktik yang akan ia terapkan.
Sang pelatih menegaskan komitmennya untuk menampilkan skema sepak bola ofensif yang sangat berbeda dari pendekatannya saat masih di timnas.
"Gaya yang ingin dimainkan dan filosofi Shin adalah sepak bola menyerang bukan bertahan.
Di saat Timnas Indonesia karena lawan-lawannya lebih kuat dan lebih baik kita bertahan dulu," ujar Shin Tae-yong via Jeje.
>>> Timnas Indonesia Raih Dua Kemenangan Solid pada FIFA Matchday Juni 2026
"Tetapi di liga kita akan diskusi dulu dengan Prapanca (Presiden Persija) dan orang-orang di Persija untuk membawa pemain-pemain asing dan setelah itu kita pasti akan melakukan permainan lebih baik, cepat, agresif menyerang," pungkasnya.