Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi bersejarah dengan format baru yang melibatkan 48 negara peserta.
Turnamen ini digelar di tiga negara tuan rumah, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, mulai 12 Juni 2026.
>>> John Herdman Isyaratkan Pemain Lokal Isi Skuad Piala AFF 2026
Pada fase grup, seluruh peserta dibagi ke dalam 12 grup yang masing-masing berisi empat tim. Dua tim teratas dari setiap grup otomatis lolos ke babak 32 besar.
Selain itu, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga berhak melanjutkan langkah ke fase gugur.
Persaingan di Setiap Grup
Berikut analisis kekuatan dan favorit lolos dari masing-masing grup berdasarkan laporan Al Jazeera.
Grup A: Meksiko diuntungkan sebagai tuan rumah, sementara Korea Selatan datang dengan catatan tak terkalahkan di kualifikasi Asia.
Republik Ceko dan Afrika Selatan berpotensi menjadi penantang. Favorit: Meksiko dan Korea Selatan.
Grup B: Persaingan ketat karena rata-rata peringkat FIFA terendah. Swiss diunggulkan berkat konsistensi, Kanada mengandalkan faktor tuan rumah.
Bosnia-Herzegovina dan Qatar juga patut diwaspadai. Favorit: Swiss dan Kanada.
Grup C: Brasil tetap dijagokan meski performa tak sedominan dulu. Maroko, semifinalis Piala Dunia 2022, menjadi tantangan terbesar.
Skotlandia dan Haiti berjuang untuk posisi ketiga. Favorit: Brasil dan Maroko.
Grup D: Amerika Serikat diuntungkan sebagai tuan rumah dengan Christian Pulisic sebagai motor. Turkiye dinilai sebagai penantang terkuat, disusul Paraguay dan Australia.
Favorit: Amerika Serikat dan Turkiye.
Grup E: Jerman ingin bangkit setelah dua edisi buruk. Ekuador tampil apik di kualifikasi Amerika Selatan.
Pantai Gading, juara Piala Afrika, juga dalam tren positif. Curacao menjadi debutan.
Favorit: Jerman dan Ekuador.
Grup F: Grup kompetitif dengan Belanda diunggulkan berkat pengalaman. Jepang siap memberi kejutan, Swedia memiliki lini serang tajam, Tunisia lolos tanpa kebobolan.
>>> Timnas Indonesia Raih Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan
Favorit: Belanda dan Jepang.
Grup G: Belgia tetap diunggulkan meski tanpa generasi emas. Mesir dengan Mohamed Salah menjadi pesaing terdekat.