⌂ Beranda News Pendaftaran Beasiswa Garuda Gelombang II Dibuka hingga 25 Juni 2026

Pendaftaran Beasiswa Garuda Gelombang II Dibuka hingga 25 Juni 2026

Pendaftaran Beasiswa Garuda Gelombang II Dibuka hingga 25 Juni 2026
Pendaftaran Beasiswa Garuda Gelombang II 2026
A A Ukuran Teks16px

Pendaftaran Beasiswa Garuda Gelombang II tahun akademik 2026/2027 masih dibuka hingga 25 Juni 2026. Program ini memberikan fasilitas pembiayaan kuliah penuh beserta dukungan biaya hidup bagi penerimanya.

Beasiswa Garuda bertujuan memperkuat ekosistem sains dan teknologi nasional.

>>> Timnas Indonesia Bungkam Oman dan Mozambik, Peringkat FIFA Melesat

Pendaftar dapat memilih program studi di bidang kesehatan, energi, ketahanan pangan, digitalisasi, hilirisasi industri, material dan manufaktur maju, hukum dan kebijakan publik, serta bisnis dan ekonomi.

Pilihan Kampus dan Komponen Pembiayaan

Setiap pendaftar dapat memilih maksimal tiga perguruan tinggi tujuan.

Pilihan tersebut mencakup satu kampus di Amerika atau Kanada, satu di Eropa, satu di Australia, dan satu di Asia.

Selain kampus luar negeri, pendaftar juga dapat memilih dua perguruan tinggi dalam negeri untuk program gelar bersama atau gelar ganda.

Mahasiswa yang lolos seleksi dijadwalkan memulai perkuliahan pada intake studi 2026/2027.

Penerima beasiswa mendapatkan kelonggaran menunda keberangkatan studi maksimal satu tahun sejak ditetapkan sebagai awardee. Komponen pembiayaan meliputi biaya utama perkuliahan dan dana pendukung.

Biaya utama mencakup SPP atau tuition fee, uang pendaftaran, dan tunjangan buku.

Dana pendukung meliputi biaya transportasi, pengurusan visa, asuransi kesehatan, dana kedatangan, biaya hidup bulanan, dan dana darurat.

Tahapan Seleksi dan Persyaratan Dokumen

Proses seleksi berlangsung dalam beberapa tahapan. Masa pendaftaran dibuka dari 25 Mei hingga 25 Juni 2026.

Seleksi administrasi dilaksanakan pada 25 Juni sampai 10 Juli 2026. Tes Bakat Skolastik (TBS) dijadwalkan pada 15-30 Juli 2026, dengan pengumuman hasil pada 5 Agustus 2026.

Wawancara penempatan dilakukan secara daring setelah penetapan penerima. Wawancara ini bersifat wajib dan menjadi dasar penentuan perguruan tinggi serta program studi tujuan.

Peserta yang tidak mengikuti wawancara akan dinyatakan gugur. Tim seleksi berwenang memindahkan lokasi kampus atau program studi jika ditemukan ketidaksesuaian data.

Calon pendaftar wajib mengunggah sejumlah berkas administrasi. Dokumen pribadi meliputi biodata, KTP, KIA, atau paspor.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru