>>> Dedi Mulyadi Copot Kepala Tikomdik Jabar Akibat Kisruh Pendaftaran Sekolah
Ia mengusulkan akses ritel modern nasional sebagai salah satu cara memperluas pasar.
Upaya mendorong ketersediaan ayam karkas segar, ayam beku, dan telur di minimarket, supermarket, serta hypermarket dipandang mampu mendongkrak konsumsi protein hewani masyarakat.
Dengan semakin mudahnya akses masyarakat terhadap protein hewani, konsumsi nasional dapat meningkat sekaligus memperluas pasar bagi peternak rakyat.
PERMINDO memandang penguatan distribusi dan pasar sebagai solusi krusial. Hasil produksi dapat diintegrasikan ke dalam berbagai program sosial pemerintah guna menaikkan serapan sekaligus memperbaiki gizi publik.
Produksi ayam dan telur nasional perlu diintegrasikan ke dalam program pemerintah seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penanganan stunting, bantuan sosial pangan, cadangan pangan pemerintah, serta kebutuhan pesantren, sekolah, rumah sakit, asrama, TNI, Polri, dan institusi negara lainnya.
Langkah ini tidak hanya membantu peternak tetapi juga meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Pemerintah juga didorong memperkuat logistik nasional melalui pengembangan rantai dingin (cold chain), penambahan cold storage regional, dan distribusi antarpulau untuk mengurai ketimpangan pasokan antarwilayah.
Penyusunan peta produksi dan kebutuhan unggas nasional yang akurat diperlukan karena sekitar 70 persen populasi ayam pedaging dan petelur masih menumpuk di Pulau Jawa, sehingga rawan memicu kelebihan pasokan.
Kusnan mengusulkan investasi peternakan baru diarahkan ke wilayah potensial di luar Jawa yang masih memiliki ruang pertumbuhan konsumsi dan kebutuhan protein hewani yang tinggi.
Kusnan mengusulkan pembentukan Cadangan Protein Hewani Nasional berbasis ayam dan telur yang memiliki fungsi serupa dengan mekanisme Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Satu ekor ayam broiler rata-rata mengandung sekitar 160 gram protein yang dapat mencukupi kebutuhan protein hewani anak selama kurang lebih tujuh hari.
PERMINDO optimis pembenahan tata kelola pasar, distribusi, dan penyerapan mampu menghadirkan kestabilan harga tanpa harus bergantung pada pembatasan produksi.
>>> Harga Pertamax Naik, Potensi Lonjakan Subsidi Pertalite Mengancam
Peternak tidak meminta subsidi, melainkan pasar yang lebih besar, distribusi yang diperbaiki, dan hasil produksi rakyat yang diserap secara adil.