Seekor anak gajah Sumatera berjenis kelamin betina telah lahir di kawasan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Kelahiran bayi gajah ini merupakan hasil dari induk bernama Mama Ria.
>>> Indonesia U-19 Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF U-19 2026
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau mengumumkan kabar gembira ini pada hari Rabu, 10 Juni 2026.
Penambahan populasi satwa yang dilindungi ini disambut positif oleh berbagai pihak, termasuk Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.
Irjen Herry Heryawan menyatakan bahwa kelahiran anak gajah ini memberikan harapan baru bagi masa depan pelestarian habitat alami gajah Sumatera di wilayah Riau.
Menurutnya, di tengah berbagai ancaman yang dihadapi satwa liar, setiap kelahiran adalah pesan penting untuk terus memperbaiki dan menjaga kelestarian alam.
>>> Harga Ayam Anjlok, Peternak Rugi Rp 5.000-7.000 per Kilogram
Peristiwa ini menjadi momentum bagi Kepolisian Daerah Riau untuk memperkuat komitmennya terhadap lingkungan melalui program kepolisian lingkungan atau Green Policing.
Polda Riau menegaskan kesiapannya dalam mendukung upaya konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati.
Kapolda Riau berharap agar satwa yang baru lahir ini dapat tumbuh dengan baik dan kelak menjadi bagian penting dari ekosistem Tesso Nilo di masa depan.
Kelahiran anak gajah betina ini menjadikan total anak dari induk Mama Ria menjadi enam ekor.
>>> Menteri Imigrasi Serahkan Bantuan Bedah Rumah di Sukabumi
Sebelumnya, Mama Ria telah memiliki lima anak bernama Tesso, Tino, Harmoni Rimbo, dan Domang.