Panda raksasa betina Hua Ni atau Ai Bao melahirkan anak keempat di Everland Resort, Korea Selatan, pada 3 Juni 2026 pukul 10.53 waktu setempat.
Bayi panda tersebut berjenis kelamin betina dengan berat lebih dari 170 gram.
>>> Yamaha Imbau Pemilik Motor Cek Buku Manual Sebelum Ganti BBM ke Oktan Lebih Rendah
Kelahiran ini merupakan bagian dari program kerja sama konservasi antara China dan Korea Selatan yang dimulai sejak 2016.
China Conservation and Research Center for the Giant Panda mencatat anak ini sebagai keturunan keempat Ai Bao.
Peristiwa ini juga menjadi kelahiran pertama pada tahun 2026 bagi panda milik pusat konservasi tersebut yang berada di luar China.
Proses persalinan didampingi tim ahli gabungan dari China dan Korea Selatan.
Pakar China Conservation and Research Center for the Giant Panda, Wang Pingfeng, dikirim langsung ke Korea Selatan untuk membantu penanganan.
Ia memastikan kondisi induk dan anak panda dalam keadaan baik.
"Anak panda itu memiliki tangisan yang keras dan sangat aktif. Hua Ni yang sudah berpengalaman segera menggendong, menjilati, dan menunjukkan perilaku keibuan yang baik," ujar Wang Pingfeng.
Pusat konservasi menerjunkan tim ahli sesaat setelah Ai Bao menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan.
>>> PT Semen Indonesia Resmikan Fasilitas Ekspor Baru di Tuban
Selain bantuan di lokasi, tim spesialis di China juga memberikan dukungan dan pemantauan intensif secara daring.
Bayi panda berhasil menyusu sebanyak dua kali pada hari kelahirannya berkat bantuan perawat satwa Everland. Tim pendamping memastikan pemenuhan kebutuhan nutrisi awal berjalan lancar.
"Kami memastikan Hua Ni berhasil memberikan ASI kepada anaknya," kata Wang Pingfeng.
Kemitraan konservasi China-Korea Selatan diinisiasi sejak Maret 2016 melalui pengiriman panda jantan Yuan Xin dan betina Ai Bao ke Everland Resort.
Kerja sama ini mencakup program pengembangbiakan, pencegahan penyakit, hingga edukasi publik.
Ai Bao dan Yuan Xin telah menghasilkan empat keturunan melalui metode perkawinan alami di bawah pengawasan tenaga ahli.
Anak pertama mereka, Fu Bao, telah dikembalikan ke Pangkalan Panda Raksasa Shenshuping di Cagar Alam Nasional Wolong, Provinsi Sichuan, China, pada April 2024.
Kondisi kesehatan Ai Bao bersama anak yang baru dilahirkan saat ini dilaporkan sehat dan stabil.
>>> Digitalisasi Bansos Diuji Coba di Surabaya oleh Kominfo dan Kemensos
Wang Pingfeng dijadwalkan tetap bertahan di Korea Selatan untuk sementara waktu, sementara pemantauan jarak jauh oleh tim di China terus berjalan.