Polisi mengamankan sekelompok pelajar yang terlibat dalam aksi pengadangan dan penyerangan terhadap tiga siswa SMAN di Jalan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Selasa (9/6) sore.
Insiden yang sempat viral di media sosial itu mengakibatkan satu korban mengalami luka-luka.
>>> IIMS Surabaya 2026 Lampaui Target Transaksi hingga Rp336 Miliar
Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo mengonfirmasi korban berinisial MF, kelas 10 SMAN, mengalami luka pada ketiak kanan akibat sabetan sabuk pinggang bergesper.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat korban bersama dua rekannya, MR dan TM, berboncengan sepeda motor usai kegiatan belajar kelompok di Taman Heulang, Kota Bogor.
Saat melintasi Jalan Ciwaringin, mereka dihadang oleh kelompok pelajar lain yang membawa senjata tajam berupa pisau dan sabuk gesper.
Ketiga korban diteriaki lalu diserang dan disabet menggunakan gesper. Akibatnya, mereka terjatuh dari sepeda motor.
Warga sekitar yang melihat kejadian segera datang memberikan pertolongan dan mengamankan para pelaku.
>>> KPK Tangkap Lima ASN BPK Terkait Suap Proyek Muara Enim
Menurut Waluyo, MF terkena sabetan sabuk gesper oleh pelajar yang memakai pakaian pramuka dan masker. Ada pula pelaku yang mengancam MF menggunakan pisau.
Setelah diamankan warga, pelaku dan korban dibawa ke markas kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Proses penanganan perkara melibatkan orang tua dan perwakilan sekolah dari kedua belah pihak. Hasil mediasi, kedua pihak menyatakan permasalahan selesai dan tidak menempuh jalur hukum.
Pembinaan pelajar diserahkan kepada sekolah masing-masing.
Korban MF telah mendapatkan perawatan medis. Polisi masih mendalami kepemilikan senjata tajam yang digunakan saat penyerangan.
>>> Majelis Hakim Pengadilan Militer Jakarta Nilai Aktivis KontraS Rendahkan Wibawa
"Untuk pelajar yang membawa gesper dan pisau tidak diketahui kepemilikannya dan masih penyelidikan," imbuh Waluyo.