BRIN kini telah memproduksi varietas padi unggul yang memiliki produktivitas mencapai lebih dari 10 ton per hektare.
Varietas tanaman ini dirancang agar kuat menghadapi kondisi banjir, kekeringan, hingga lahan yang memiliki kadar salinitas tinggi.
Proyek pengembangan varietas tanaman tersebut menjadi bagian dari agenda riset nasional. Program ini ditujukan untuk mendukung kedaulatan pangan berkelanjutan dan menyambut target Indonesia Emas 2045.
"Ketersediaan varietas unggul yang tahan cuaca ekstrem diharapkan dapat menstabilkan pasokan komoditas pokok dan mencegah lonjakan harga," kata Arif.
BI menegaskan komitmennya untuk terus mempererat sinergi dengan pemerintah, sektor perbankan, pelaku usaha, akademisi, serta lembaga riset.
Kolaborasi lintas sektor ini difokuskan untuk mempertahankan stabilitas harga dan ketahanan pangan secara nasional.
Upaya bersama tersebut turut didukung oleh bauran kebijakan BI yang dirancang untuk menjaga nilai tukar rupiah dan laju inflasi.
>>> 5 Teknologi dan Aturan Baru yang Akan Mewarnai Piala Dunia 2026
Pemerintah sendiri menetapkan target sasaran inflasi berada pada rentang 1,5 persen hingga 3,5 persen untuk periode 2026 dan 2027.