⌂ Beranda News Kemenkes Apresiasi Capaian Tertinggi Program Cek Kesehatan Gratis di Jawa Tengah

Kemenkes Apresiasi Capaian Tertinggi Program Cek Kesehatan Gratis di Jawa Tengah

Kemenkes Apresiasi Capaian Tertinggi Program Cek Kesehatan Gratis di Jawa Tengah
Ilustrasi program Cek Kesehatan Gratis di Jawa Tengah
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Kesehatan memberikan apresiasi tinggi kepada Provinsi Jawa Tengah yang berhasil mencatatkan tingkat kepesertaan tertinggi nasional dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI pada Selasa, 9 Juni 2026.

>>> Zulkifli Hasan Pimpin Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis

Secara nasional, program CKG telah menjangkau hampir 42,3 juta penduduk di 38 provinsi.

Jumlah kehadiran mencapai 42.291.657 orang dari total pendaftar sebanyak 43.660.900 orang.

"Saya perhatikan jumlah tertinggi tetap di Jawa Tengah.

Artinya edukasi ke masyarakat di Jawa Tengah sudah cukup baik karena sudah 10 juta orang lebih terlayani," kata Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus.

Capaian Jawa Tengah terpaut cukup jauh di atas provinsi besar lainnya di Pulau Jawa.

Jawa Timur berselisih 6,8 juta orang dan Jawa Barat berbeda 5,2 juta orang dari Jawa Tengah.

"Artinya CKG ini di Jawa Tengah berjalan dengan baik," ungkap Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus.

>>> Ahli Diet Ungkap Waktu Terbaik Konsumsi Kolagen dan Aturan Dosisnya

Integrasi dengan Program Dokter Spesialis Keliling

Menanggapi apresiasi tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan komitmen penuh jajarannya untuk terus mendukung program CKG melalui integrasi dengan program dokter spesialis keliling (Speling).

Program Speling merupakan layanan kesehatan gratis prioritas dari Gubernur Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Program ini menerjunkan dokter spesialis ke pelosok desa dengan melibatkan RSUD provinsi, kabupaten/kota, serta rumah sakit swasta.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum hingga penyakit tertentu seperti tuberkulosis (TBC), kanker serviks, antenatal care (ANC) untuk ibu hamil, pemeriksaan penyandang disabilitas, hingga pemeriksaan kesehatan jiwa.

"Secara tidak langsung, dokter spesialis bisa mendeteksi dan mengantisipasi sejak dini. Layanan itu tidak dipungut biaya alias gratis.

Ini akan terus kita lakukan dan jadikan role model pelayanan kesehatan berbasis desa," kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang pada Rabu, 10 Juni 2026.

Data dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah per 10 Juni 2026 mencatat program Speling telah dilaksanakan sebanyak 1.249 kali di 1.138 desa pada 454 kecamatan.

>>> Realme Luncurkan P4R 5G dengan Baterai 8.000 mAh dan Layar 144 Hz

Cakupan sasaran mencapai 107.674 jiwa.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru