Penyerang sayap Persipura Jayapura, Reno Salampessy, menjadi sorotan di lini serang Timnas U19 Indonesia. Performa konsistennya sepanjang fase grup ASEAN U19 Championship 2026 menarik perhatian publik.
Pemuda berusia 18 tahun itu merupakan putra dari mantan bek Persipura dan Timnas Indonesia, Ricardo Salampessy. Kiprah apiknya di level internasional membuat namanya semakin diperbincangkan.
>>> KAI Logistik Angkut 1,19 Juta Ton Barang Lewat Kereta Kontainer
Karier dan Kontribusi di Timnas
Bakat Reno mulai terlihat saat membela Persipura di Championship 2025-2026. Dari 24 pertandingan, ia mencatatkan lima gol dan lima assist.
Catatan impresif itu membuat pelatih Nova Arianto memanggilnya ke skuad Garuda Muda. Reno membayar kepercayaan tersebut dengan dua gol dari tiga laga fase grup.
Jumlah gol Reno sama dengan Dimas Adi dan Arkhan Kaka. Namun, kontribusinya dinilai lebih stabil dibandingkan rekan-rekannya.
Dimas Adi tampil menggebrak dengan dua gol di laga perdana, namun ketajamannya menurun. Arkhan Kaka dan Theo Leeming juga belum konsisten sepanjang turnamen.
>>> Jordi Alba Ungkap Penyebab Antoine Griezmann Gagal Bersinar di Barcelona
Di tengah situasi itu, Reno muncul sebagai motor serangan.
Aksi terbaiknya terlihat saat melawan Vietnam, di mana ia mencetak gol jarak jauh dan aktif membongkar pertahanan lawan.
Cedera Menjelang Semifinal
Sayangnya, penampilan gemilang Reno harus ternoda cedera saat bersua Vietnam. Situasi ini memicu kekhawatiran staf pelatih menjelang babak semifinal.
"Kondisinya saat ini kami masih kontrol lagi," ucap Nova usai laga kontra Vietnam. "Kami masih cek lagi nanti setelah pertandingan, kami akan lihat.
>>> Pemprov DKI Gratiskan Transportasi dan Tempat Wisata di HUT Jakarta ke-499
Dan semoga Reno dalam kondisi baik. Dan dia bisa main di babak semifinal," imbuhnya.