⌂ Beranda News Akio Toyoda Khawatirkan Industri Otomotif Terlalu Fokus pada Mobil Listrik

Akio Toyoda Khawatirkan Industri Otomotif Terlalu Fokus pada Mobil Listrik

Akio Toyoda Khawatirkan Industri Otomotif Terlalu Fokus pada Mobil Listrik
Akio Toyoda mengkhawatirkan dominasi kendaraan listrik berbasis baterai
A A Ukuran Teks16px

Chairman Toyota, Akio Toyoda, menyatakan kekhawatirannya terhadap arah perkembangan industri otomotif global. Menurutnya, saat ini terlalu banyak fokus pada kendaraan listrik berbasis baterai (BEV).

Pernyataan itu disampaikan Toyoda dalam sebuah wawancara pada Kamis (11/6/2026). Ia dikenal vokal dalam mempertahankan keberagaman teknologi kendaraan.

>>> Cara Nonton Piala Dunia 2026 di HP, Laptop, dan Smart TV Lewat Streaming

"Semua orang beralih ke BEV, dan itu adalah ketakutan terbesar saya," kata Toyoda.

Toyoda mengaku sudah menyuarakan pandangan ini sejak beberapa tahun lalu. Ia menekankan pentingnya mempertahankan opsi mesin konvensional, hybrid, hingga hidrogen.

"Tiga atau empat tahun lalu, saya satu-satunya orang yang mengatakan kepada media bahwa saya menyukai aroma mesin, suara mesin, dan mesin itu sendiri," ujarnya.

Langkah mempertahankan berbagai opsi teknologi juga bertujuan menjaga ekosistem industri. Toyota berupaya melindungi lapangan pekerjaan bagi pemasok komponen mesin.

"Saya juga ingin mempertahankan lapangan pekerjaan bagi para pemasok komponen mesin. Tetapi sekarang saya merasa seperti satu-satunya orang yang berpikir seperti itu.

Saya merasa sangat sendirian," kata Toyoda.

>>> PAHO Terbitkan Panduan Kesehatan untuk Suporter Piala Dunia 2026

Perdebatan mengenai elektrifikasi juga terjadi di internal Toyota. Banyak pihak di perusahaan tetap berharap masa depan mobilitas tidak bertumpu pada satu jenis teknologi saja.

Bagi Toyoda, mobil memiliki nilai lebih dari sekadar alat transportasi ramah lingkungan. Aspek emosi dan kesenangan berkendara tidak boleh hilang.

"Mobil adalah mainan saya. Saya ingin membuat mobil yang memang ingin saya simpan di garasi sendiri.

Jika saya hanya harus membuat mobil yang netral karbon, itu tidak menarik," katanya.

Adaptasi Toyota terhadap Regulasi Emisi

Meski mempertahankan prinsip tersebut, Toyota tetap beradaptasi dengan tuntutan regulasi emisi. Perusahaan sedang menyiapkan beberapa lini produk performa tinggi yang menggabungkan elemen ramah lingkungan dan mesin konvensional.

Salah satu proyek yang berjalan adalah pengembangan GR Yaris generasi terbaru. Mobil ini mengusung sistem hybrid performa tinggi berdaya 394 dk dengan mesin turbo 2.0 liter.

>>> KPK Tetapkan Bupati Muara Enim dan Tiga Orang Tersangka Suap BPK

Toyota juga menyiapkan mobil sport GR GT bermesin V8 4.0 liter twin-turbo tanpa elektrifikasi. Selain itu, perusahaan menjajaki potensi kembalinya nama legendaris seperti MR2 dan Celica.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru