Manajemen Persijap Jepara resmi memperpanjang kontrak pelatih kepala asal Portugal, Mario Lemos, untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027.
Keputusan ini diumumkan pada Rabu (10/6/2026) malam. Lemos dinilai sukses memenuhi target bertahan di kasta tertinggi pada musim lalu.
>>> Timnas Indonesia Sapu Bersih Kemenangan di FIFA Matchday Juni 2026
Presiden Klub Persijap Jepara, M Iqbal Hidayat, mengonfirmasi bahwa etos kerja dan pencapaian target menjadi alasan utama penunjukan kembali Lemos.
"Manajemen masih mempercayai Mario Lemos untuk musim berikutnya karena sejauh ini kinerja dan target bertahan di Super League telah tercapai," kata Iqbal.
Iqbal menambahkan bahwa performa impresif tim pada putaran kedua tidak lepas dari strategi dan keputusan taktis yang diambil oleh sang pelatih.
"Dengan berbagai manuver yang dilakukan pada putaran kedua, Mario berhasil membuktikan etos kerjanya yang sangat baik.
Tim mencatatkan sembilan kemenangan, sembilan hasil imbang, 16 kekalahan, dan mengumpulkan 36 poin," imbuhnya.
Mario Lemos menyatakan rasa puasnya atas kelanjutan kerja sama ini. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh elemen tim sepanjang musim yang dinamis.
>>> Timnas Spanyol Diingatkan Potensi Kendala Cuaca Panas di Piala Dunia 2026
"Perjalanan musim ini penuh dengan dinamika yang luar biasa, tetapi pada akhirnya kami berhasil mencapai target untuk tetap bertahan di Super League," kata juru taktik berusia 40 tahun tersebut.
Lemos juga memberikan penghormatan khusus kepada seluruh suporter dan jajaran klub yang terus memberikan dukungan moral di saat-saat krusial.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain, suporter, staf pelatih, dan manajemen atas pencapaian ini. Tim ini benar-benar mencerminkan bahwa semangat Jepara memang tidak pernah menyerah," lanjutnya.
Perjalanan Persijap pada kompetisi Super League 2025/2026 awalnya berjalan mulus dengan mengalahkan Persib Bandung (2-1) dan Persis Solo (2-1), serta mengimbangi PSM Makassar (1-1) dan Arema FC (0-0), dengan hanya kalah dari Borneo FC (1-3).
Namun, performa tim merosot tajam hingga menelan tujuh kekalahan beruntun. Mario Lemos sempat digeser menjadi Direktur Teknik, sementara posisi pelatih kepala diisi oleh Divaldo Alves.
Manajemen kemudian mengangkat kembali Lemos sebagai pelatih kepala pada medio Februari 2026.
>>> Kemendagri Siapkan Skenario Pembahasan Revisi UU Pemilu
Responsnya impresif: lima kemenangan, enam imbang, dan dua kekalahan dari 13 laga, termasuk delapan pertandingan beruntun tanpa kekalahan.