Persijap Jepara resmi mempertahankan Mario Lemos sebagai pelatih kepala untuk mengarungi kompetisi kasta tertinggi Super League musim 2026/27.
Keputusan ini diambil manajemen klub setelah Lemos berhasil memenuhi target utama untuk menyelamatkan Laskar Kalinyamat dari jurang degradasi pada musim lalu.
>>> Prabowo Subianto Terima Kunjungan Silaturahmi Jusuf Kalla di Istana Merdeka
Manajemen klub menilai performa tim menunjukkan grafik positif di bawah kepemimpinan Lemos, terutama setelah serangkaian langkah strategis yang diterapkan pada putaran kedua kompetisi.
Persijap Jepara mengamankan posisi di kasta teratas dengan total 36 poin, yang diraih dari sembilan kemenangan, sembilan hasil imbang, dan 16 kekalahan.
Presiden Klub Persijap, M.
Iqbal Hidayat, menyatakan bahwa manajemen masih mempercayai Mario Lemos karena kinerja dan target bertahan di Super League telah tercapai.
Ia juga mengapresiasi kerja keras staf kepelatihan yang mampu membalikkan situasi sulit pada paruh kedua musim.
Iqbal menambahkan bahwa tantangan di musim baru akan jauh lebih besar dengan meningkatnya harapan masyarakat Jepara dan para pendukung setia tim.
>>> Timnas Indonesia U-19 Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF 2026
Jika musim ini fokus utama adalah bertahan, maka ke depan harapan masyarakat tentu lebih besar dari sisi prestasi.
Manajemen berkomitmen untuk menjaga stabilitas internal dan melanjutkan proyek jangka panjang demi meraih hasil yang lebih kompetitif.
Mereka percaya bahwa pencapaian target yang lebih tinggi membutuhkan proses berkelanjutan, stabilitas, dan kerja keras.
Mario Lemos menyatakan rasa hormat dan apresiasinya atas kesempatan serta kepercayaan yang kembali diberikan.
Ia merasa senang dapat memperpanjang kontraknya dan berterima kasih kepada seluruh komponen klub, mulai dari manajemen, staf, pemain, hingga suporter atas pencapaian bertahan di Super League.
>>> Alwi Farhan Melaju ke Perempat Final Australian Open 2026
Menghadapi musim kompetisi 2026/27, pelatih asal Portugal ini menuntut komitmen yang lebih tinggi dari anak asuhnya untuk segera bersiap menghadapi persaingan yang dipastikan berjalan lebih ketat.