Timnas Afrika Selatan siap menandai kembalinya mereka ke panggung internasional dengan menghadapi Meksiko pada laga perdana Grup A Piala Dunia 2026.
Pertandingan akan digelar di Stadion Azteca, Mexico City, Jumat (12/6/2026) pukul 02.00 WIB.
>>> XLSmart Luncurkan Solusi 5G dan AI untuk Korporasi
Generasi baru tim berjuluk Bafana Bafana itu berambisi mencetak sejarah baru di Amerika Utara. Mereka absen selama dua windu dari kompetisi tertinggi sepak bola dunia.
Media Afrika Selatan, IOL, menyoroti prediksi para pakar statistik yang menyebutkan peluang kemenangan Afrika Selatan hanya tujuh persen.
Namun, gelandang andalan Teboho Mokoena menanggapi santai data tersebut.
"Tampaknya ada peluang tujuh persen bagi kami untuk lolos ke babak selanjutnya, atau bahkan memenangkan pertandingan besok," kata Mokoena sambil tersenyum kepada wartawan dikutip dari IOL.
Pemain yang kini membela Mamelodi Sundowns itu menegaskan bahwa skuad Afrika Selatan tidak merasakan tekanan.
Mokoena justru menilai beban berat berada di pundak tim tuan rumah karena tuntutan besar dari pendukung mereka sendiri.
"Jadi kami tidak merasakan tekanan, tekanan sepenuhnya ada pada tuan rumah, Meksiko," ujarnya.
"Sebagai tim, kami tahu apa yang diharapkan dari kami, dan kami tahu seberapa banyak kami telah mempersiapkan diri untuk pertandingan ini dan untuk turnamen ini," jelasnya.
Mokoena berharap rekan-rekannya dapat menikmati atmosfer turnamen dan tetap fokus untuk mengamankan tiket ke fase gugur. "Kami ingin menikmati pengalaman ini, bersaing, dan melaju ke babak selanjutnya.
>>> 7 Rekomendasi Headphone Bluetooth Murah Mulai Rp 100 Ribuan
Saya mengatakan kepada para pemain bahwa ketika kami pulang, kami tidak boleh pulang dengan penyesalan. Kami harus memberikan yang terbaik," tegasnya.
Pertemuan kedua tim ini mengingatkan publik pada laga pembuka Piala Dunia 2010 di Stadion Soccer City, Johannesburg.
Saat itu Afrika Selatan menahan imbang Meksiko 1-1 melalui gol ikonik Siphiwe Tshabalala yang kemudian dibalas Rafael Marquez.
Mokoena yang saat itu masih sangat muda mengaku tidak terlalu mengingat detail pertandingan 16 tahun silam selain gol fenomenal tersebut.
"Saya tidak banyak mengingat 2010, hanya gol Siphiwe Tshabalala. Saya masih muda saat itu," aku bintang Mamelodi Sundowns itu.
Kendati demikian, Mokoena menegaskan bahwa memori 2010 sudah berlalu.
Fokus utama tim saat ini adalah mengukir pencapaian baru dengan lolos dari fase grup untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola Afrika Selatan.
"Kami belum membicarakan Piala Dunia 2010 sebagai sebuah tim; kami ingin menciptakan sejarah kami sendiri.
>>> Surabaya Jadi Kota Percontohan Program Pengurangan Sampah Plastik Sungai
Seperti yang Anda ketahui, negara kami belum pernah lolos ke babak gugur, dan tujuan utama kami adalah untuk melaju ke babak selanjutnya," ujarnya.
