PT MRT Jakarta menutup sementara sejumlah pintu masuk stasiun pada Jumat (12/6/2026).
Langkah ini diambil menyusul aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Bundaran HI yang menyebabkan lonjakan kepadatan penumpang.
>>> Lexus Luncurkan Sedan Listrik ES Generasi Kedelapan, Siap Masuk Indonesia
Penutupan dilakukan di Stasiun Dukuh Atas BNI dan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta. Tujuannya untuk mengantisipasi penumpukan massa berlebih di area peron.
Pintu Masuk yang Ditutup
Di Stasiun Dukuh Atas BNI, pintu masuk yang ditutup adalah Entrance C dan E. Sementara di Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta, Entrance A disterilkan sementara.
Pelaksana Harian Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta, Franky Ertanto, mengonfirmasi bahwa secara keseluruhan mobilitas kereta tetap berjalan normal.
>>> Timnas Indonesia U-19 Rebut Tempat Ketiga, Hadapi Kamboja
"Layanan perjalanan MRT Jakarta tetap beroperasi normal," ujarnya.
Penumpang diimbau menggunakan akses masuk dan keluar stasiun lainnya yang tersedia. Petugas di laparan siap memberikan arahan.
Manajemen MRT Jakarta terus berkoordinasi dengan aparat keamanan. Hal ini untuk memastikan operasional moda transportasi publik tetap kondusif.
>>> Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Dinilai Ambisius oleh Ekonom
"MRT Jakarta terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pelanggan," kata Franky.