Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) resmi menyewakan aset jembatan kaca Gunung Bromo kepada pihak swasta.
Penandatanganan kerja sama sewa aset dilakukan pada Kamis (11/6/2026) di kantor BB TNBTS.
>>> Terdakwa Kasus Suap Bea Cukai Akui Lupa Beri Rp 100 Juta ke Rekan Bisnis
Aset yang disewakan meliputi tanah area jembatan kaca seluas 2.429 meter persegi, shuttle area dan sarana pendukung seluas 791 meter persegi, serta struktur jembatan pejalan kaki berlantai kaca seluas 360 meter persegi.
Perjanjian berlaku untuk jangka waktu lima tahun.
Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan seluruh aset akan dimanfaatkan untuk aktivitas wisata alam. Langkah ini merupakan komitmen BB TNBTS dalam meningkatkan layanan kepada pengunjung.
Penyewaan infrastruktur ini merupakan kelanjutan dari proses penyerahan formal jembatan kaca dari Kementerian Pekerjaan Umum kepada Kementerian Kehutanan pada Oktober 2025.
Infrastruktur tersebut dibangun untuk mendukung pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional.
Rudijanta menambahkan bahwa langkah ini juga diproyeksikan sebagai sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk memajukan sektor pariwisata daerah.
Kolaborasi diharapkan mampu mengoptimalkan pengelolaan kawasan dan meningkatkan kualitas pelayanan wisata.
>>> Korlantas Polri Kembangkan ETLE Drone Patrol Presisi untuk Pantau Lalu Lintas
Pihak pengelola, CV Sinergi Permata Semesta, kini bersiap melakukan peninjauan lapangan.
Direktur Utama Achmad Ridho menyatakan komitmen untuk segera mengoperasionalkan jembatan kaca Bromo sebelum dan menjelang musim libur sekolah akhir bulan ini.
Aspek keselamatan pengunjung menjadi prioritas dengan menerapkan standar ketat dari Balai Geoteknik, Terowongan, dan Struktur.
Pengelola akan mengikuti seluruh SOP yang ada, mengingat mereka telah berpengalaman mengoperasikan jembatan kaca di Kemuning Sky Hill, Jawa Tengah.
Melalui naungan The Lawu Group, pengelola juga berencana melibatkan masyarakat lokal dalam aktivitas ekonomi di sekitar destinasi.
Achmad Ridho menegaskan komitmen menjaga kelestarian alam dan memprioritaskan SDM serta UMKM warga setempat.
>>> Nvidia dan Raksasa Teknologi Luncurkan Agen AI untuk Otomatisasi Komputer
Fasilitas jembatan sepanjang 120 meter di Seruni Point ini melintasi jurang sedalam 80 meter. Daya tampung mencapai 100 orang dengan struktur kaca pengaman berlapis tebal 25,55 mm.