⌂ Beranda News Desa Wisata Patakbanteng Wonosobo Dongkrak Ekonomi Lewat Jalur Gunung Prau

Desa Wisata Patakbanteng Wonosobo Dongkrak Ekonomi Lewat Jalur Gunung Prau

Desa Wisata Patakbanteng Wonosobo Dongkrak Ekonomi Lewat Jalur Gunung Prau
Pemandangan Desa Wisata Patakbanteng Wonosobo dengan latar belakang Gunung Prau
A A Ukuran Teks16px

Desa Wisata Patakbanteng di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, telah menjelma menjadi gerbang utama bagi pendakian Gunung Prau.

Kehadiran wisatawan yang berburu matahari terbit di puncak gunung tersebut turut mendongkrak perekonomian warga desa secara signifikan.

>>> PT Timah Tbk Rombak Direksi, Hapus Jabatan Wadirut

Aktivitas ekonomi warga berkembang pesat melalui berbagai layanan, mulai dari penyediaan homestay, penyewaan perlengkapan luar ruang, warung makan, toko oleh-oleh, hingga penawaran paket wisata alam.

Desa yang terletak di kawasan Dieng ini mencatat lonjakan pengunjung, dengan lebih dari 122.000 wisatawan lokal dan mancanegara sepanjang tahun 2025.

Jumlah wisatawan yang datang saat musim liburan panjang bahkan bisa mencapai lebih dari 25.000 orang.

Patakbanteng sendiri berada di kaki Gunung Prau yang memiliki ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut.

Akses yang mudah menuju jalur pendakian menjadikan Patakbanteng sebagai salah satu rute favorit bagi para pendaki Gunung Prau.

Warga desa kini mengelola sekitar 13 homestay dan cabin untuk melayani kebutuhan menginap wisatawan.

Tarif menginap yang ditawarkan berkisar antara Rp 250.000 hingga Rp 1 juta per malam, bergantung pada fasilitas yang tersedia.

Wisatawan juga dapat memanfaatkan fasilitas basecamp untuk beristirahat, menyewa perlengkapan outdoor, atau menikmati hidangan di warung lokal.

Pengembangan Produk Lokal dan UMKM

Selain menawarkan jalur pendakian, Patakbanteng juga menghadirkan sejumlah paket wisata menarik.

Salah satunya adalah Banteng Jeep Adventure yang mengajak pengunjung merasakan sensasi wisata off road di medan berbukit Dieng.

>>> Gangguan Massal Meta: Facebook, Instagram, dan Messenger Lumpuh Global

Tersedia pula Wisata Edukasi Carica, yang memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal lebih dalam tentang budidaya dan pengolahan buah carica, salah satu produk khas daerah tersebut.

Setiap bulan Agustus, desa ini rutin menggelar Festival Gunung Prau yang menampilkan berbagai kesenian dan kebudayaan lokal.

Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi pilar penting dalam perputaran roda ekonomi pariwisata di desa ini.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru