⌂ Beranda News LPDP: Letter of Acceptance Bukan Syarat Wajib Beasiswa

LPDP: Letter of Acceptance Bukan Syarat Wajib Beasiswa

LPDP: Letter of Acceptance Bukan Syarat Wajib Beasiswa
LPDP menegaskan Letter of Acceptance bukan syarat wajib pendaftaran beasiswa
A A Ukuran Teks16px

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menegaskan bahwa kepemilikan Letter of Acceptance (LoA) bukanlah syarat mutlak bagi pendaftar beasiswa.

Klarifikasi ini bertujuan meluruskan anggapan keliru bahwa pelamar tanpa LoA tidak dapat bersaing dalam proses seleksi.

>>> Pertamina Jamin Stok Pertalite Aman Seluruh Indonesia

Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP, Agam Bayu Suryanto, menyatakan bahwa seleksi beasiswa LPDP terbuka sama besar bagi seluruh peserta, baik yang sudah memiliki bukti penerimaan dari perguruan tinggi tujuan maupun yang belum.

"Para sahabat punya LoA maupun tidak punya LoA itu boleh berkompetisi seleksi beasiswa LPDP," ujar Agam Bayu Suryanto.

Penilaian kelulusan peserta tidak dipengaruhi oleh ada atau tidaknya LoA pada awal pendaftaran. Namun, ketatnya persaingan menuntut pelamar untuk mempersiapkan diri dengan matang.

Agam menambahkan, "Silakan berkompetisi, bersaing dengan putra-putri terbaik seluruh Indonesia dan tentu saja persaingannya ketat. Ada yang sampai 3-4 kali baru dapat."

>>> Simulasi Angsuran KUR Mandiri Juni 2026: Cicilan Terjangkau untuk UMKM

Perbedaan Tahapan Seleksi

Perbedaan prosedur pendaftaran hanya terletak pada tahapan ujian yang harus dilewati oleh masing-masing kategori peserta.

Pelamar yang belum mengantongi LoA diwajibkan mengikuti ujian kemampuan dasar tambahan, yaitu tes bakat skolastik.

"Kalau yang sudah punya LoA itu tidak perlu ikut tes bakat skolastik. Kalau yang belum punya LoA maka dia harus terlebih dahulu melalui tes bakat skolastik," jelas Agam.

>>> Iran Peringatkan AS: Penuhi Komitmen Perjanjian atau Hadapi Konsekuensi

Tahapan evaluasi tambahan ini dirancang untuk menguji kompetensi mendasar peserta, mencakup aspek kecerdasan logika dan kemampuan analisis standar.

"Tes bakat skolastik itu cuma matematika dasar, logika, membangun argumentasi, mengambil kesimpulan," pungkas Agam.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru