Bagi pasangan yang merencanakan kehamilan, mengenali tanda-tanda kesuburan tubuh menjadi langkah awal yang penting.
Menurut Dr. Lynn Westphal, ahli endokrinologi reproduksi dari Stanford University School of Medicine, terdapat enam indikator utama yang menunjukkan sistem reproduksi bekerja normal.
>>> Polisi Tangkap Pasutri di Pangkalan Kerinci karena Eksploitasi Anak Jadi Manusia Silver
Enam Tanda Kesuburan yang Perlu Diketahui
Siklus menstruasi teratur.
Siklus yang terjadi setiap 21 hingga 35 hari menandakan hormon berfungsi baik dan ovulasi berlangsung normal setiap bulan.
Tanda-tanda ovulasi.
Indikator ini meliputi nyeri ringan atau kram panggul, lendir serviks yang bening, licin, dan elastis seperti putih telur mentah, serta peningkatan gairah seksual.
Tidak memiliki fibroid atau endometriosis. Bebas dari tumor jinak rahim (fibroid) dan jaringan endometriosis membuat sistem reproduksi lebih optimal untuk pembuahan.
Bebas dari infeksi menular seksual yang tidak tertangani.
>>> Jetour Catat Penjualan 1.233 Unit Selama Lima Bulan di Indonesia
Saluran reproduksi yang bersih dari infeksi seperti klamidia dan gonore mencegah penyakit radang panggul yang dapat merusak tuba falopi dan ovarium.
Tidak memiliki kebiasaan yang merusak kesuburan. Menghindari merokok dan konsumsi alkohol berlebihan membantu menjaga kualitas sel telur serta mendukung proses ovulasi.
Menjaga berat badan sehat.
Berat badan ideal menjaga keseimbangan hormon reproduksi, mencegah gangguan ovulasi, serta mendukung perkembangan embrio dan lapisan rahim yang optimal.
Meskipun keenam tanda tersebut merupakan indikator positif, setiap tubuh memiliki kondisi berbeda.
>>> Jadwal Piala Dunia 14 Juni 2026: Laga Grup B dan C Tersaji
Jika kehamilan belum terjadi setelah satu tahun berhubungan intim tanpa kontrasepsi secara teratur, konsultasi dengan dokter spesialis kandungan atau fertilitas tetap disarankan.