Badan Gizi Nasional (BGN) membantah tegas informasi palsu yang beredar di media sosial mengenai pembagian keuntungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto.
Kabar bohong tersebut mencatut nama Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang dan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana.
>>> Manchester United Ungguli Arsenal dalam Perburuan Mateus Fernandes
BGN menegaskan pernyataan itu tidak pernah dikeluarkan oleh pihak resmi.
Klarifikasi BGN
Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menyatakan narasi yang beredar tidak benar.
“Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar.
Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan,” tegas Nanik.
Pihak BGN menilai penyebaran disinformasi ini berpotensi menyesatkan publik dan memicu kegaduhan.
Menurut Nanik, pencatutan identitas pejabat publik sengaja dilakukan oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan provokasi.
>>> Israel Gempur Lebanon Selatan Usai Perintah Evakuasi Warga
Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan sebelum menyebarkan pesan yang belum terverifikasi.
“Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya karena dapat menimbulkan kesalahpahaman,” imbaunya.
BGN menambahkan bahwa pengumuman resmi hanya dipublikasikan melalui kanal komunikasi yang sah, seperti rilis pers, situs internet resmi, dan akun media sosial terverifikasi.
Lembaga ini berkomitmen penuh merealisasikan program pelayanan negara tanpa terganggu isu manipulatif.
“Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi.
>>> Garuda AI Impact Summit 2026 Hasilkan Rekomendasi Kebijakan AI Nasional
BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat yang diberikan pemerintah,” kata Nanik.