⌂ Beranda News Dua Remaja Aniaya Anak Disabilitas di Taman Kramat Jakarta Pusat

Dua Remaja Aniaya Anak Disabilitas di Taman Kramat Jakarta Pusat

Dua Remaja Aniaya Anak Disabilitas di Taman Kramat Jakarta Pusat
Ilustrasi polisi mengamankan remaja
A A Ukuran Teks16px

Seorang anak laki-laki penyandang disabilitas berusia enam tahun berinisial MWP menjadi korban perundungan oleh dua remaja di Taman Kramat, Jakarta Pusat, pada Minggu (7/6).

Akibat penganiayaan tersebut, korban harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah sempat mengalami koma akibat tersengat listrik.

>>> Komnas PA DKI Jakarta Kawal Kasus Perundungan Bocah di Jakarta Pusat

Polisi telah mengamankan dua pelaku yang masing-masing berusia 17 tahun dan 16 tahun.

Kronologi Kejadian

Ibu korban, V (26), menuturkan bahwa peristiwa bermula saat putranya meminta izin bermain di lapangan dekat rumah pada Minggu siang.

“Hari Minggu saya sedang berada di rumah. Dia meminta uang kepada saya, terus bilang mau main ke lapangan atau taman.

Saya izinkan karena biasanya juga pulang ke rumah,” kata V di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/6/2026).

Setelah satu jam, MWP tak kunjung pulang. Seorang anak tetangga kemudian datang memberi tahu bahwa Wildan pingsan di lapangan.

Keluarga bergegas ke lokasi dan menemukan korban dalam kondisi kritis dengan tubuh membiru dan baju basah.

Ayah korban langsung membawa MWP ke rumah sakit, lalu dirujuk ke RSCM karena kondisi memburuk.

>>> Ahmad Luthfi Pantau Langsung SPMB SMA/SMK di Jawa Tengah

Korban sempat tidak sadar dari pukul 20.00 hingga 22.00 dan mengalami koma.

Dugaan tindak kekerasan terungkap setelah orang tua memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi pada Selasa (9/6).

Rekaman menunjukkan kedua pelaku mengangkat korban dan membawanya ke tiang listrik hingga tersetrum.

“Saya menangis, sempat kesal juga. Sempat ingin ke rumah pelaku, cuma ditahan oleh keluarga,” ujar V.

Ayah korban, B (29), menyatakan kekecewaan mendalam. “Ya pasti kesal, marah.

Kita sebagai orang tua korban pasti marah. Tapi ya sudah, kami serahkan ke kepolisian dan minta keadilan,” kata B.

Korban digambarkan sebagai anak yang aktif dan mudah bergaul meskipun memiliki keterbatasan fisik sejak lahir.

>>> Pemerintah Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Pertamina

Kedua pelaku sempat melarikan diri sebelum kembali menyeret tubuh korban menjauh dari tiang listrik.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru