⌂ Beranda News Produksi Smartphone Global Diprediksi Anjlok Akibat Kenaikan Harga Memori

Produksi Smartphone Global Diprediksi Anjlok Akibat Kenaikan Harga Memori

Produksi Smartphone Global Diprediksi Anjlok Akibat Kenaikan Harga Memori
Ilustrasi produksi smartphone di pabrik
A A Ukuran Teks16px

Nasib serupa juga dihadapi Transsion, induk merek Infinix, Tecno, dan Itel yang berfokus pada pasar entry-level. Perusahaan ini sangat rentan terhadap kenaikan harga komponen karena margin keuntungannya tipis.

Samsung dan Apple di Tengah Krisis Komponen

Di tengah tekanan industri, Samsung dan Apple justru diperkirakan berada dalam posisi lebih kuat.

Samsung mempertahankan status sebagai produsen paling produktif dengan produksi sekitar 62,6 juta unit, naik 2,3 persen YoY.

Peningkatan volume ini didorong persiapan stok untuk lini Galaxy S terbaru.

Apple menempati posisi kedua dengan produksi global sekitar 60,2 juta unit, melonjak 19,7 persen dibanding tahun sebelumnya.

Peningkatan Apple didorong produksi iPhone generasi baru dan peluncuran iPhone 17e. TrendForce menilai kedua perusahaan lebih mampu menyerap kenaikan biaya memori berkat kekuatan finansial dan portofolio premium.

>>> Perusahaan Didorong Jadikan AI Inti Operasional Bisnis

Samsung dan Apple berpeluang mempertahankan bahkan memperluas pangsa pasar ketika sebagian kompetitor memilih mengerem produksi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru