Pemerintah menerapkan strategi khusus untuk mengoptimalkan operasional fasilitas pengujian kendaraan berstandar internasional di Bekasi.
Kompleks pengujian bernama Proving Ground Bekasi ini dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp 1,9 triliun.
>>> TVRI Siarkan Piala Dunia 2026, Penonton Bisa Streaming via Platform Ini
Pengelolaan lintasan dan laboratorium canggih ini tidak sepenuhnya dibebankan pada anggaran negara. Pemerintah menggandeng konsorsium swasta melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Melalui kemitraan ini, pihak swasta memegang tanggung jawab penuh atas pembangunan sekaligus pemeliharaan fasilitas selama masa kontrak 15 tahun.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh sarana tetap memenuhi standar global secara berkala.
Kepala Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Kementerian Perhubungan, Iman Sukandar, membenarkan bahwa aspek perawatan menjadi fokus utama pemerintah.
Skema KPBU dinilai sebagai solusi terbaik agar operasional berjalan maksimal.
"Maintenance menjadi satu hal yang menjadi konsen kami juga. Beruntungnya kita memang pembangunan fasilitas proving ground ini dengan skema KPBU.
Jadi kita memang dibantu oleh satu konsorsium, dalam hal pemeliharaan itu masih menjadi tanggung jawab mereka," kata Iman kepada detikOto.
Keterlibatan sektor swasta diklaim memberikan efisiensi tinggi dari segi waktu dan birokrasi. Iman menyebut proses pemeliharaan menjadi jauh lebih responsif dibandingkan jika dikelola secara mandiri oleh instansi pemerintah.
"Dengan dukungan swasta ini bisa terwujud dalam waktu kurang lebih dua tahun dan pemeliharaan pun menjadi mekanisme pelaksanaannya lebih cepat, lebih fleksibel," ujarnya.
Kendati demikian, kendali mutu tetap berada di tangan pemerintah secara ketat. Pemerintah menerapkan tolok ukur kualitas yang tegas melalui Service Level Agreement (SLA) bagi konsorsium pengelola.
Setiap kerusakan atau kelalaian dalam perawatan yang tidak sesuai dengan kesepakatan akan langsung memengaruhi rapor kinerja pihak ketiga tersebut.
>>> Anthropic Nonaktifkan Akses Claude Fable 5 dan Mythos 5 karena Keamanan
"Kita memiliki satu standar tentu dalam pemeliharaan ini karena kita melakukan satu penilaian terhadap Service Level Agreement.