Seorang turis asal Belanda mengalami insiden pencurian saat berlibur di Pantai Pattaya, Thailand.
Kalung emas miliknya senilai 4.000 euro atau sekitar Rp 82 jutaan dilaporkan hilang setelah didekati sekelompok wanita transgender.
>>> Gaya Pernikahan Milenial dan Gen Z Berbeda, Ini Perubahannya
Korban, Ferdy Andree Singels (53), sedang berjalan di sepanjang pantai antara Soi 7 dan Soi 9, subdistrik Nong Prue, distrik Bang Lamung, pada dini hari 12 Juni.
Ia dihampiri oleh dua hingga tiga wanita transgender yang mengajaknya berbicara, memeluk, dan menawarkan layanan seksual.
Meskipun korban menolak tawaran tersebut dan kelompok itu pergi, ia tidak menyadari kalung emasnya telah dicuri.
Korban baru menyadari kehilangan perhiasan tersebut setelah memeriksa barang bawaannya dan menduga gerombolan itu memanfaatkan momen pelukan untuk melancarkan aksinya.
>>> Pria di Pati Jadi Tersangka Usai Bakar Rumah Orang Tua Karena Tak Diberi Uang
Pengaduan resmi diajukan ke Kantor Polisi Mueang Pattaya pada pukul 03.30.
Pihak kepolisian segera menindaklanjuti dengan membentuk tim investigasi, melakukan olah tempat kejadian perkara, dan memeriksa rekaman CCTV.
Pihak kepolisian Thailand mengonfirmasi bahwa laporan mengenai wisatawan asing yang menjadi korban perampokan oleh kelompok transgender di kawasan tersebut cukup sering diterima.
>>> Logitech Rilis Mouse Wireless Mobi Fold yang Bisa Dilipat
Sebelumnya, kasus serupa juga menimpa wisatawan dari Swedia, China, dan India di lokasi yang sama.