⌂ Beranda News Arema FC Lepas Dalberto Akibat Gagal Sepakati Kenaikan Gaji

Arema FC Lepas Dalberto Akibat Gagal Sepakati Kenaikan Gaji

Arema FC Lepas Dalberto Akibat Gagal Sepakati Kenaikan Gaji
Pemain Arema FC Dalberto
A A Ukuran Teks16px

Manajemen Arema FC secara resmi mengakhiri kerja sama dengan penyerang andalan mereka, Dalberto, setelah kompetisi Super League 2025-2026 berakhir.

Keputusan ini diambil menyusul kegagalan kedua belah pihak mencapai kesepakatan dalam negosiasi perpanjangan kontrak untuk musim mendatang.

>>> Patrick Beach Pecahkan Rekor Saves Kiper Australia di Piala Dunia 2026

Performa apik Dalberto sepanjang musim lalu menjadi alasan utama pemain asal Brasil tersebut meminta kenaikan nilai kontrak yang cukup signifikan.

Dalberto tampil produktif dengan mencetak 19 gol dari 28 pertandingan, menjadikannya pencetak gol terbanyak bagi skuad Singo Edan.

Catatan tersebut menempatkannya bersaing di jajaran penyerang elite kompetisi.

Namun, lonjakan angka yang diajukan oleh pihak pemain dinilai terlalu tinggi dan berada di luar jangkauan finansial manajemen klub.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, membenarkan situasi rumit dalam proses negosiasi yang berujung pada keputusan melepas sang penyerang.

Manajemen menegaskan telah berupaya maksimal untuk mempertahankan jasa Dalberto, namun pembicaraan terbentur pada nilai kontrak.

>>> Alrasyid Indo Racing Raih Hasil Impresif di Kejurnas Motoprix 2026

"Akan tetapi permintaan angkanya melebihi batas kemampuan kita," ujar Yusrinal.

Setelah resmi berpisah dengan Arema FC, Dalberto kini berstatus bebas transfer dan mulai dikaitkan dengan sejumlah klub lain.

Klub raksasa asal Brunei Darussalam, DPMM FC, dilaporkan menjadi pihak yang paling serius untuk mengamankan tanda tangan pemain asal Brasil tersebut.

DPMM FC memproyeksikan Dalberto sebagai suksesor penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, yang masa baktinya tidak diperpanjang oleh mereka.

Yusrinal tidak menampik adanya ketertarikan dari klub luar negeri terhadap mantan pemainnya tersebut.

>>> Haris Rusly Moti Kritik Narasi 'Indonesia Gelap' dan Gerakan Sosial Anomali

"Setahu saya dari kabar yang beredar katanya diminati oleh klub asal Brunei Darussalam DPMM," tandasnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru