Klub Liga Italia, Juventus, tengah menyusun strategi darurat untuk menyehatkan kondisi finansialnya menjelang bursa transfer musim panas.
Manajemen Juventus menargetkan perolehan dana segar minimal 50 juta euro atau sekitar Rp 1 triliun dari penjualan pemain sebelum akhir Juni mendatang.
>>> NasDem Kabupaten Bandung Perkuat Soliditas Menjelang Pemilu 2029
Langkah ini diambil sebagai respons atas kegagalan tim menembus kualifikasi Liga Champions pada akhir musim 2025-2026, yang diprediksi berdampak signifikan pada pendapatan klub.
Upaya restrukturisasi internal tersebut kini berada di bawah kendali CEO baru, Giovanni Carnevali, yang menggantikan Damien Comolli.
Berdasarkan laporan media Italia, terdapat sedikitnya lima nama pemain yang masuk dalam daftar jual manajemen klub.
Andrea Cambiaso menjadi salah satu aset paling bernilai tinggi yang siap dilepas ke pasar transfer.
Bek sayap tersebut kembali menarik minat Inter Milan, dan pihak Juventus dilaporkan siap membuka pintu negosiasi dengan mahar sekitar 40 juta euro atau setara Rp 826 miliar.
>>> Fraksi PKS MPR RI Usulkan Konsep Ekonomi Utara untuk Dorong Pertumbuhan Nasional
Selain itu, manajemen tengah berupaya merampungkan status permanen Nicolas Gonzalez yang musim lalu dipinjamkan ke Atletico Madrid.
Meski klausul pembelian wajib miliknya tidak aktif, Atletico Madrid tetap berminat dengan nilai negosiasi di kisaran 25 juta euro.
Dua gelandang asal Brasil, Douglas Luiz dan Arthur Melo, juga masuk dalam daftar pelepasan guna menghindari kerugian modal klub.
Untuk Arthur Melo, Juventus mematok harga sebesar 10 juta euro atau sekitar Rp 206,5 miliar yang diharapkan dapat dipenuhi oleh Gremio.
Talenta muda Fabio Miretti turut menjadi objek penjualan potensial pada bursa transfer kali ini.
>>> Ferran Torres Bantah Rumor Kepindahan ke Paris Saint-Germain
Manajemen dilaporkan terbuka terhadap tawaran yang masuk di angka 15 juta euro atau setara Rp 309,8 miliar untuk melepas gelandang jebolan akademi tersebut.