Pembalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor, Muhammad Kiandra Ramadhipa, meraih kemenangan perdananya pada balapan ketiga Moto3 Junior World Championship 2026.
Balapan berlangsung di Sirkuit Estoril, Portugal, Minggu (14/6/2026) malam WIB.
>>> World Liberty Financial Danai Bonus Petarung UFC Freedom 250 dengan Kripto
Pembalap berusia 16 tahun asal Sleman, Yogyakarta, itu menyentuh garis finis pertama setelah menyelesaikan 16 putaran. Catatan waktunya adalah 27 menit 55,32 detik.
Kiandra memulai balapan dari posisi ketujuh di starting grid. Ia kemudian menunjukkan performa kompetitif sepanjang lomba.
Pembalap yang bernaung di bawah Honda Asia-Dream Racing Junior Team ini mengungguli dua pesaing terdekatnya. Travis Borg dan Carlos Cano finis di posisi kedua dan ketiga.
Kemenangan ini mengibarkan bendera Merah Putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya di podium tertinggi.
Performa Konsisten dan Strategi Balapan
Sejak sesi latihan resmi pada Jumat hingga kualifikasi pada Sabtu, Kiandra konsisten berada di posisi sepuluh besar.
Saat balapan utama, ia perlahan memperbaiki posisi dari P7 ke P5, lalu P3.
Pada lap kedelapan, ia memimpin balapan. Lap terakhir diwarnai aksi saling susul yang sengit bersama Borg, Cano, dan Giulio Pugliese.
Tambahan 25 poin dari Estoril mendongkrak posisi Kiandra ke peringkat kedua klasemen sementara Moto3 Junior 2026.
>>> Timnas Belanda Imbang 2-2 Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
Ia kini mengoleksi 51 poin, tertinggal 7 angka dari Giulio Pugliese yang memimpin dengan 58 poin.
Keberhasilan ini merupakan tindak lanjut positif setelah evaluasi dari seri pembuka di Barcelona.
Tim juga mengadakan sesi tes penting di Estoril untuk mengantisipasi karakter sirkuit yang teknikal serta hembusan angin kencang.
"Pekan lalu kami menjalani tes yang cukup baik di Estoril. Kondisi angin memang sangat kencang, tetapi kami berhasil mengumpulkan banyak data penting," ujar Kiandra sebelum balapan.
Setelah memastikan kemenangan, pembalap asuhan Astra Honda ini menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung performanya. Ia mengendarai motor NSF250RW sepanjang akhir pekan yang dinamis.
"Kami pantas meraih kemenangan ini, terima kasih kepada para sponsor dan tim yang sudah bekerja keras. Balapannya sangat sulit karena cuacanya sangat panas," kata Kiandra dalam wawancara pascabalapan.
Ia menambahkan bahwa strategi pengelolaan ban di tengah suhu sirkuit yang tinggi menjadi faktor krusial. "Namun saya berusaha menjaga kondisi ban dan diri sendiri.
>>> Belanda Gagal Pertahankan Keunggulan, Imbang 2-2 Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
Di lap terakhir saya mencoba segenap kemampuan dan alhamdulillah [menang]," ujarnya.