⌂ Beranda News Portugal dan Skotlandia Beri Penghormatan untuk Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026

Portugal dan Skotlandia Beri Penghormatan untuk Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026

Portugal dan Skotlandia Beri Penghormatan untuk Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
Timnas Portugal mengenakan gelang peringatan untuk Diogo Jota di Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Tim nasional Portugal dan kapten Skotlandia, Andy Robertson, memberikan penghormatan khusus untuk mengenang mantan penyerang Liverpool, Diogo Jota, yang meninggal dunia pada Juli 2025.

Jota tutup usia di 28 tahun akibat kecelakaan lalu lintas di Spanyol. Ia meninggalkan jejak 49 penampilan dan 14 gol bersama timnas Portugal.

>>> Argentina vs Aljazair: Laga Pembuka Grup J Piala Dunia 2026

Gelang Peringatan untuk Jota

Skuad Portugal memakai gelang peringatan khusus yang memuat nama seluruh pemain termasuk Jota. Gelang itu mulai digunakan saat melawan Republik Demokratik Kongo di babak pertama.

Perdana Menteri Portugal, Luis Montenegro, menyerahkan gelang tersebut dalam pertemuan motivasi. Para pemain kemudian sepakat memakainya sepanjang turnamen.

Jota sebelumnya melewatkan Piala Dunia 2022 karena cedera betis parah saat Liverpool melawan Manchester City pada Oktober 2022.

Manajer Jurgen Klopp langsung khawatir saat melihatnya tergeletak.

Klopp mengatakan, "Jika Diogo tetap terbaring di lapangan, itu bukanlah pertanda baik." Ia kemudian berbincang dengan Jota setelah laga untuk memastikan tingkat keparahan cedera.

Jota mengaku sangat kecewa karena impian Piala Dunia pertamanya runtuh. Ia menulis di media sosial, "Di menit terakhir, salah satu impian saya runtuh."

Meski cedera, Jota berjanji tetap mendukung dari luar lapangan. Ia juga mengenang pelukan hangat Klopp keesokan harinya yang menghiburnya.

>>> Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2, Gol Daichi Kamada di Menit Akhir

Surat untuk Robertson

Menjelang Piala Dunia 2026, Robertson menerima surat dari istri Jota, Rute Cardoso, melalui program FIFA Letters That Unite.

Cardoso menulis bahwa Jota sering bercerita tentang persahabatan mereka.

"Piala Dunia adalah salah satu mimpi itu, mimpi yang kalian rawat bersama," tulis Cardoso.

Ia juga terenyuh mendengar pernyataan Robertson saat Skotlandia lolos ke Piala Dunia setelah puluhan tahun.

Cardoso menambahkan, "Diogo tidak pernah benar-benar meninggalkan lapangan. Kamu juga membawa mimpi Diogo bersamamu."

Robertson mengaku surat itu memberinya motivasi tambahan. "Saya tidak hanya bermain untuk diri saya sendiri.

Saya bermain untuk kami berdua," katanya.

>>> Jadwal KRL Solo Jogja 15-18 Juni 2026 Terbaru dari PT KAI

Skotlandia berada di Grup C bersama Haiti, Maroko, dan Brasil. Portugal di Grup G melawan Republik Demokratik Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru