⌂ Beranda News Umat Islam Masuki Tahun Baru 1448 Hijriyah, Muharram Bulan Penuh Keutamaan

Umat Islam Masuki Tahun Baru 1448 Hijriyah, Muharram Bulan Penuh Keutamaan

Umat Islam Masuki Tahun Baru 1448 Hijriyah, Muharram Bulan Penuh Keutamaan
Ilustrasi Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah
A A Ukuran Teks16px

Umat Islam memasuki Tahun Baru 1448 Hijriyah pada Senin malam, 15 Juni 2026, setelah waktu Maghrib. Momen ini sekaligus menandai dimulainya bulan Muharram, bulan pertama dalam kalender Islam.

Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Surah At-Taubah ayat 36.

>>> Alfamart Gelar Promo Belanja dan Tebus Murah Mulai 12 Juni 2026

Allah berfirman bahwa sejak penciptaan langit dan bumi, jumlah bulan adalah dua belas, di antaranya empat bulan haram.

Ayat tersebut melarang umat Islam menganiaya diri sendiri pada bulan-bulan tersebut.

Empat bulan haram itu adalah Zulqa'dah, Zulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Para mufassir juga menafsirkan bahwa sepuluh hari pertama Muharram termasuk dalam 'malam yang sepuluh' yang disebut dalam Surah Al-Fajar.

Keutamaan Bulan Muharram

Bulan Muharram memiliki keutamaan khusus karena dinisbatkan langsung kepada Allah.

Ustaz Rikza Maulan, dai lulusan Al-Azhar Mesir, mengutip hadis riwayat Muslim yang menyebutkan bahwa sebaik-baik puasa setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram.

Hadis riwayat Muslim nomor 1982 dari Abu Hurairah RA juga menyebutkan bahwa sebaik-baik sholat setelah sholat fardhu adalah sholat malam.

>>> Masalah Administrasi Hambat Perjalanan Timnas Uruguay ke AS

Keutamaan lain adalah Hari Asyura pada 10 Muharram. Pada hari itu, Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuh mereka.

Nabi Musa pun berpuasa sebagai bentuk syukur.

Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau melihat orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura.

Beliau kemudian bersabda bahwa beliau lebih berhak terhadap Musa, lalu berpuasa dan memerintahkan sahabatnya untuk berpuasa.

Sebelum puasa Ramadhan diwajibkan, kaum muslimin sudah terbiasa berpuasa pada bulan Muharram. Abdullah bin Umar meriwayatkan bahwa kaum Jahiliyah dan Rasulullah SAW berpuasa Asyura sebelum diwajibkan puasa Ramadhan.

Amal saleh di bulan Muharram dilipatgandakan pahalanya. Sebaliknya, perbuatan dosa juga mendapat balasan berlipat.

>>> Gareth Southgate Beri Dukungan Penuh untuk Inggris di Piala Dunia 2026

Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan menjauhi larangan selama bulan suci ini.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru