Jepang berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Belanda dalam pertandingan pembuka Grup F Piala Dunia 2026.
Skuad Samurai Biru menunjukkan kebangkitan setelah sempat tertinggal dua kali dari sang lawan. Laga digelar di Dallas Stadium pada Senin dini hari WIB.
>>> Rupiah Berpotensi Menguat terhadap Dollar AS Dipicu Sentimen Global
Belanda memecah kebuntuan lebih dulu melalui gol Virgil van Dijk pada menit ke-51. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan enam menit sebelum Keito Nakamura menyamakan kedudukan.
Belanda kembali memimpin pada menit ke-64 lewat aksi Crysencio Summerville.
Kemenangan Belanda yang sudah di depan mata sirna setelah Daichi Kamada mencetak gol penyeimbang memanfaatkan situasi sepak pojok menjelang akhir babak kedua.
Sepanjang pertandingan, Jepang mencatatkan 40 persen penguasaan bola dan melepaskan delapan tembakan. Sementara itu, Belanda tampil lebih dominan dengan koleksi 11 tembakan.
Anak asuh Hajime Moriyasu dinilai baru tampil agresif dan menekan setelah mereka berada dalam posisi tertinggal. Performa tersebut mendapat sorotan dari mantan pelatih Ange Postecoglou.
>>> Kejagung Setor PNBP Rp1,029 Triliun ke Kemenkeu
Postecoglou, yang pernah berkarier di kompetisi sepak bola Jepang, merasa gusar karena Samurai Biru tidak menunjukkan agresivitas sejak awal pertandingan.
"Saya merasa frustrasi karena setiap kali Jepang tertinggal satu gol, tiba-tiba Anda melihat kemampuan yang mereka miliki, (mereka) jauh lebih positif dalam menguasai bola," ujar Postecoglou dalam analisisnya di ITV, dikutip BBC Sport.
"Tiba-tiba mereka mulai menekan Belanda, (harusnya) lakukan itu sejak awal.
Mereka mampu melakukan jauh lebih banyak dari yang mereka tunjukkan hari ini dan mereka bisa jauh lebih berani," kata Postecoglou.
Pada pertandingan berikutnya di Grup F yang berlangsung Minggu mendatang, Jepang dijadwalkan bersua Tunisia pada pukul 11.00 WIB.
>>> Harga Pertamax Naik, Pengendara Motor Beralih ke Pertalite
Sementara itu, Belanda akan menghadapi Swedia pada pukul 00.00 WIB.