Penyesuaian harga BBM jenis Pertamax mendorong Pemerintah Kota Tangerang mengimbau warga beralih ke transportasi massal. Langkah ini dinilai efektif mengurangi beban ongkos perjalanan sekaligus mengurai kemacetan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menyebut Bus Tayo dan Angkot Si Benteng siap melayani masyarakat. Kedua moda itu menawarkan tarif flat Rp 2.000 per perjalanan.
>>> Swiss Ungguli Qatar 1-0 di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Rute dan Layanan
Bus Tayo atau Trans Tangerang melayani rute dari Bandara Soekarno-Hatta melalui Pintu Masuk M1 menuju Cadas.
Armada ini beroperasi di empat koridor utama yang menghubungkan titik strategis di seluruh kota.
>>> Polisi Amankan Demo Mahasiswa di Jakarta, BEM UI Absen
Angkot Si Benteng berfungsi sebagai feeder yang menjangkau permukiman hingga terhubung dengan transportasi umum lain. Integrasi ini memudahkan mobilitas warga dari berbagai kawasan.
Pemkot Tangerang terus meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas kedua layanan tersebut. Fasilitas ini diharapkan mendorong peralihan massal ke transportasi publik.
>>> Harga Emas Antam 15 Juni 2026 Naik Rp 18.000 Per Gram
Selain menghemat pengeluaran, penggunaan angkutan umum berkontribusi pada lingkungan perkotaan yang lebih tertib dan berkelanjutan. Warga tetap bisa beraktivitas produktif tanpa terbebani kenaikan BBM.