⌂ Beranda News Kemensos Perluas Fungsi Sentra Jadi Pusat Pemberdayaan Kelompok Rentan

Kemensos Perluas Fungsi Sentra Jadi Pusat Pemberdayaan Kelompok Rentan

Kemensos Perluas Fungsi Sentra Jadi Pusat Pemberdayaan Kelompok Rentan
Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi budidaya melon
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Sosial (Kemensos) memperluas cakupan fungsi sentra-sentra di bawah naungannya. Kini, sentra tidak hanya melayani kelompok rentan, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan ekonomi produktif.

Langkah nyata diterapkan di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi. Sentra tersebut mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan dengan mengoptimalkan lahan produktif.

>>> Pemkot Tangerang Ajak Warga Naik Bus Tayo dan Si Benteng Imbas Harga BBM

Di STPL Bekasi, dibudidayakan 400 pohon melon di dalam greenhouse. Selain itu, terdapat 85 pohon alpukat, 14 pohon kelengkeng, dan 12 pohon anggur.

Tanaman pangan dan buah lain juga dibudidayakan, meliputi 8 pohon mangga, 15 pohon pisang, 19 pohon terong, serta pohon jambu dan jeruk.

Transformasi Paradigma Bantuan Sosial

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menjelaskan transformasi ini merupakan wujud perubahan paradigma bantuan sosial.

Pola penanganan diarahkan agar penerima manfaat tidak hanya mendapat bantuan sementara, tetapi berdaya selamanya.

Setiap sentra Kemensos diwajibkan bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan masyarakat.

"Ini sebagai pelaksanaan perintah Bapak Menteri Sosial bahwa sentra-sentra harus dimakmurkan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2026).

Pernyataan itu disampaikan di sela kegiatan panen hasil budidaya melon di STPL Bekasi pada Sabtu (13/6/2026).

Agus memaparkan sentra-sentra sebelumnya fokus pada layanan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi). Program ini menyasar lansia, penyandang disabilitas, dan warga dengan masalah sosial.

Ke depan, peran tersebut diperkuat dengan agenda memakmurkan sentra melalui pemberdayaan sesuai potensi wilayah. "Selain melaksanakan program Atensi bagi kelompok rentan, kita melakukan pemberdayaan," kata Agus.

>>> Swiss Ungguli Qatar 1-0 di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Model pemberdayaan serupa akan diimplementasikan di seluruh sentra lain di Indonesia. Pemilihan bidang usaha disesuaikan dengan karakteristik dan keunggulan daerah setempat.

"Kalau potensinya pertanian ya kita tanam buah, kalau peternakan kita ternak ayam, misalkan kalau ikan ya perikanan," jelasnya.

Program kemandirian ekonomi ini tidak terbatas bagi penerima manfaat di dalam kompleks sentra. Cakupannya ditargetkan meluas hingga menjangkau warga sekitar.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru