⌂ Beranda News Danantara Rampungkan Konsolidasi Laporan Keuangan Seribu BUMN

Danantara Rampungkan Konsolidasi Laporan Keuangan Seribu BUMN

Danantara Rampungkan Konsolidasi Laporan Keuangan Seribu BUMN
Ilustrasi konsolidasi laporan keuangan Danantara dan BUMN
A A Ukuran Teks16px

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sedang merampungkan konsolidasi laporan keuangan dari lebih dari seribu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Proses ini dilakukan sebelum laporan resmi dipublikasikan kepada masyarakat.

>>> Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi dan LPG 3 Kg Tidak Naik

CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, menyampaikan hal tersebut di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026).

Keterlambatan pengumuman laporan keuangan terjadi karena perbedaan karakteristik korporasi.

Menurut Rosan, BUMN yang berstatus terbuka telah menyetor laporan pada Maret 2026. Sementara itu, BUMN tertutup memiliki tenggat waktu yang berbeda, yaitu hingga akhir Juni.

"Kan kita konsolidasikan, itu seribu perusahaan lebih, itu yang pertama ya.

Nah, sesuai undang-undang PT, bahwa laporan keuangan itu, kalau itu bukan perusahaan Tbk. adalah sampai akhir Juni," jelas Rosan.

Penggabungan seluruh laporan menjadi satu kesatuan milik Danantara masih terus berjalan. Peraturan yang berlaku memberikan ruang bagi perusahaan non-terbuka untuk menyelesaikan administrasi keuangan hingga akhir bulan ini.

Manajemen Danantara juga memastikan bahwa seluruh data keuangan yang terkumpul telah diteruskan kepada pihak eksternal. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ditunjuk untuk melakukan audit menyeluruh terhadap institusi tersebut.

>>> 5 Langkah Atasi Kecemasan di Usia 30-an, Fokus pada Prioritas Pribadi

"Kemudian ini kita juga sudah serahkan datanya juga semua itu ke BPK karena BPK adalah yang akan melakukan audit di kami," ujar Rosan.

Transparansi informasi tetap diklaim berjalan baik melalui pemaparan data langsung kepada calon investor saat roadshow.

Langkah ini dilakukan agar iklim investasi tetap terjaga meskipun proses audit formal belum selesai.

"Nah tapi ini kan kalau pada saat kita melakukan roadshow, data-data kita kasih tahu mereka. Mereka juga nggak mungkin investasi tanpa melihat keuangan kita.

Tapi mereka juga memahami sekali bahwa ini (audit) untuk Danantara dilakukan oleh BPK," tuturnya.

Para investor disebut tetap bisa melakukan kalkulasi dan analisis mandiri terhadap performa finansial yang disajikan. Penilaian independen tersebut didasarkan pada laporan konsolidasi yang disiapkan manajemen.

"Selama ini saya tekankan transparansi kok.

>>> Kemendikdasmen Tetapkan Aturan Batas Usia Penerimaan Murid Baru PAUD 2026

Jadi kita tampilkan data-data kita, dan mereka (investor) juga bisa melihat, mereka juga bisa menghitung, mereka bisa menganalisa mengenai laporan keuangan yang kita keluarkan, kita laporkan, walaupun itu belum diaudit oleh BPK," jelas Rosan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru