Banyak orang mengira rahasia umur panjang terletak pada suplemen mahal atau terapi anti-aging berbiaya tinggi.
Padahal, fondasi utama untuk hidup sehat dan panjang umur justru berasal dari kebiasaan sederhana sehari-hari.
>>> Laba Bersih Konsolidasi BTN Meroket 54 Persen Hingga Mei 2026
Praktisi anti-aging dr. Yusri Binut mengungkapkan tiga hal mendasar yang kerap dilupakan di tengah tren wellness saat ini.
"Sebenarnya intinya itu ada tiga: gerak, makan, tidur. Tiga ini yang selalu jadi hal yang paling basic yang kita semua bisa lakuin," jelasnya.
Gerak, Makan, dan Tidur sebagai Pilar Utama
Dalam hal pola makan, dr. Yusri menyarankan untuk mengutamakan makanan utuh atau real food dan membatasi konsumsi makanan ultra-proses.
Untuk aktivitas fisik, tubuh harus aktif bergerak setiap hari tanpa perlu olahraga berat, misalnya dengan rutin berjalan kaki.
"Nah, sehari bisa 10 ribu step ya. Terus kita latihan otot.
Karena kuncinya juga otot.
Otot itu kalau makin kecil, bikin metabolisme jadi enggak bagus, tulang juga enggak oke, jadi nanti akan berpengaruh ke masa senjanya," ujar dr. Yusri.
Penurunan massa otot seiring bertambahnya usia dapat memperburuk metabolisme dan memengaruhi kesehatan tulang saat memasuki usia lanjut.
Pentingnya Kualitas dan Waktu Tidur
Tidur menjadi aspek yang paling sering diabaikan dibandingkan pola makan dan olahraga. "Seringnya pasien gampang untuk benerin (pola) makan dan gerak.
>>> Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
Tapi tidur tuh suka dilupain.
Kadang misalnya, entar dulu deh masih ada kerjaan, masih ada meeting, tidurnya nanti yang secara enggak sadar bikin aging jadi lebih cepat," ungkap dr. Yusri.
Durasi dan kualitas tidur yang terganggu membuat proses pemulihan tubuh orang dewasa tidak maksimal. "Tidur adalah salah satu kunci recovery di orang dewasa.
Kalau tidurnya nggak dijaga kualitas dan juga kuantitasnya, maka tubuh recovery-nya jadi nggak maksimal," jelasnya.
Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon, metabolisme, dan kemampuan tubuh membakar lemak. Dr. Yusri menyarankan tidur sebelum pukul 10 malam untuk menjaga kualitas tidur dan pemulihan tubuh.
Suplemen Bukan Prioritas Utama
Masyarakat diimbau tidak langsung mengandalkan suplemen sebelum membenahi kebiasaan mendasar. Suplemen memang bagian dari pilar anti-aging, namun penggunaannya setelah kebutuhan fundamental terpenuhi.
"Jangan dibalik pilarnya. Kita lakukan dulu yang fundamental tadi, baru suplemen," seru dr. Yusri.
Banyak orang terjebak anggapan vitamin bisa menggantikan pola hidup sehat, padahal hasilnya tidak optimal tanpa fondasi yang kuat.
Dr. Yusri menekankan bahwa umur panjang belum tentu menjamin kesehatan, namun hidup sehat sejak dini memperbesar peluang umur panjang.
>>> Marcelo Bielsa Soroti Kebugaran Skuad Uruguay Jelang Laga Kontra Arab Saudi
"Kalau hidup lebih sehat, sudah pasti kemungkinan besar bisa hidup lebih lama. Tapi kalau hidup lebih lama, belum tentu lebih sehat," tutupnya.