Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) resmi mengukuhkan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M. Fanshurullah Asa sebagai Profesor Kehormatan Bidang Ilmu Teknik Sipil dengan Spesialisasi Manajemen Konstruksi.
Pengukuhan berlangsung pada Senin (15/6/2026) dan dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto, Kepala BPKN Muhammad Mufti Mubarok, serta jajaran senat akademik dan pimpinan KPPU.
Konstanta Asa dan Delapan Pilar Strategis
Dalam sidang pengukuhan, pria yang akrab disapa Ifan ini memperkenalkan 'Konstanta Asa', sebuah konsep ilmiah baru dari penelitiannya tentang penerapan sistem manajemen mutu.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa perbaikan sistem manajemen secara konsisten mampu mendongkrak produktivitas ekonomi nasional tanpa perlu tambahan modal atau tenaga kerja baru.
"Perbaikan sistem manajemen yang dilakukan secara konsisten mampu meningkatkan output ekonomi.
Artinya, produktivitas tidak hanya ditentukan oleh tambahan modal dan tenaga kerja, tetapi juga oleh kualitas tata kelola dan manajemen," ujar Ifan.
Ia menekankan bahwa investasi dan sumber daya manusia bukan lagi tumpuan tunggal dalam pembangunan ekonomi modern.
Keduanya harus diselaraskan dengan kemajuan teknologi, kualitas tata kelola, dan iklim persaingan usaha yang sehat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Ifan menawarkan delapan pilar strategis.
Beberapa di antaranya adalah percepatan regulasi pengadaan barang dan jasa melalui LKPP, pembentukan Dewan Insinyur Indonesia, dan penerapan standar ISO 21500 sebagai syarat wajib lelang.