⌂ Beranda News BGN Alokasikan Pagu Indikatif Rp 270 Triliun untuk 81,5 Juta Penerima pada 2027

BGN Alokasikan Pagu Indikatif Rp 270 Triliun untuk 81,5 Juta Penerima pada 2027

BGN Alokasikan Pagu Indikatif Rp 270 Triliun untuk 81,5 Juta Penerima pada 2027
Ilustrasi program makan bergizi gratis
A A Ukuran Teks16px

Badan Gizi Nasional (BGN) mengalokasikan pagu indikatif anggaran sebesar Rp 270 triliun untuk tahun 2027. Anggaran tersebut akan menyasar 81,5 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Kepastian alokasi ini disampaikan dalam rapat dengar pendapat tertutup bersama Komisi IX DPR.

>>> Pemerintah Indonesia Incar Investor China demi Diversifikasi Pembiayaan Negara

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengungkapkan bahwa pagu tersebut sesuai surat dari Kementerian Keuangan dan Bappenas.

Meski sudah ditetapkan, nominal anggaran masih bersifat dinamis. BGN akan terus melakukan penataan ulang pos anggaran untuk memastikan efektivitas dan ketepatan sasaran.

Refocusing Kriteria Penerima Manfaat

Sepanjang sisa tahun 2026, BGN akan mengoptimalkan perbaikan tata kelola. Salah satu fokusnya adalah melakukan refocusing terhadap kriteria masyarakat yang berhak menerima manfaat.

>>> Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Fasilitasi Nonton Bareng Piala Dunia 2026

Proses ini melibatkan koordinasi lintas sektor dengan masukan dari pakar dan Kementerian Kesehatan.

Formulasi baru berpotensi mengubah daftar kepesertaan, termasuk bagi pelajar SMA dari keluarga mampu yang mungkin dikeluarkan.

Kebijakan pengetatan kriteria diproyeksikan mengurangi jumlah penerima hingga sekitar 8 juta orang. Namun, kalkulasi pasti efisiensi anggaran belum dapat diumumkan secara rinci.

>>> AS Tolak Visa 11 Anggota Delegasi Timnas Iran untuk Piala Dunia 2026

Agustina menambahkan bahwa pihaknya masih terus melakukan exercise untuk menentukan angka efisiensi. Tujuannya adalah agar indikator intervensi gizi tercapai dengan penerima manfaat yang lebih fokus.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru