Komisi X DPR RI resmi menyetujui rekomendasi kewarganegaraan Indonesia untuk dua pemain keturunan, Luke Vickery dan Mitchell Baker.
Persetujuan ini diberikan dalam rapat kerja bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026).
>>> Timnas Vietnam Panggil 28 Pemain, Tiga Naturalisasi Debut di Piala AFF 2026
Keputusan pemberian status WNI bagi kedua atlet tersebut diambil setelah pembahasan mendalam bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.
Persetujuan ini dikeluarkan dengan sejumlah catatan ketat mengenai pelaksanaan kebijakan naturalisasi di tanah air.
"Komisi X DPR RI memutuskan menyetujui rekomendasi kewarganegaraan RI atas nama Sdr. Mitchell Lee Baker dan Sdr. Luke Anthony Vickery, dengan catatan sebagai berikut," ujar Lalu Hadrian Irfani, pimpinan rapat.
Pihak parlemen menekankan perlunya pertimbangan matang terhadap proses perpindahan kewarganegaraan atlet. Hal ini agar memberikan dampak jangka panjang bagi olahraga nasional.
"Naturalisasi terhadap olahragawan harus dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kebutuhan strategis, komitmen olahragawan naturalisasi, kriteria yang jelas dan transparan, pembibitan dan pembinaan jangka panjang, dukungan bagi regenerasi pemain, dan evaluasi yang berkelanjutan," tutur Lalu Hadrian Irfani.
Selain memberikan catatan strategis, pimpinan rapat menegaskan pentingnya akuntabilitas dari pihak Kemenpora dan PSSI. Mereka diminta melaporkan perkembangan performa para pemain yang dinaturalisasi secara berkala.
"Mendesak Menpora RI dan PSSI menyampaikan laporan berkala mengenai pencapaian program naturalisasi, kontribusi atlet yang dinaturalisasi, serta dampaknya terhadap pengembangan dan prestasi sepak bola nasional," ujar Lalu Hadrian Irfani.
Lalu Hadrian Irfani menambahkan bahwa fungsi pengawasan akan tetap berjalan. Hal ini untuk memastikan kebijakan naturalisasi selaras dengan kepentingan nasional.
Sebelum keputusan ini sah, Luke Vickery dan Mitchell Baker telah mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta pada 26-30 Mei 2026.
>>> Menkeu Purbaya: Reda Konflik AS-Iran Bisa Kurangi Subsidi Energi
Latihan tersebut sebagai persiapan menghadapi Piala AFF 2026.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memilih untuk mempertahankan kedua pemain keturunan tersebut. Mereka tetap berlatih bersama skuad Garuda dalam periode FIFA Matchday Juni 2026.