Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan seluruh aset yang telah dibelanjakan menggunakan anggaran tahun 2025 akan dimanfaatkan secara maksimal.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (15/6/2026).
>>> Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Sentra Kuliner Cengkareng
Optimalisasi mencakup semua barang yang sudah dianggarkan pada masa kepemimpinan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, termasuk pengadaan komoditas non-kendaraan.
Langkah ini diambil karena anggaran dengan output sejenis tidak akan dialokasikan kembali pada tahun berikutnya.
"Iya, nanti gini kami akan meminta informasi juga ke Kejaksaan ya, lalu poinnya sebenarnya gini, secara keseluruhan ya bukan cuma motor nih.
Semua yang sudah dibelanjakan di 2025, termasuk IT sebenarnya kami inginnya itu dimaksimalkan, ya.
Ini bukan cuma untuk untuk motor lah itu nanti mungkin ada kebijakan tertentu," kata Arumsari.
Pihak manajemen kini tengah melakukan penyisiran anggaran secara ketat untuk menyongsong tahun anggaran 2026.
BGN berkomitmen menolak pengadaan baru yang memiliki fungsi dan keluaran sama dengan belanja tahun sebelumnya.
"Tapi poinnya nggak cuma itu, tuh kemarin kan sempat ada dibilang laptop, dibilang IoT (Internet of Things), CCTV dan sebagainya yang sudah memang sudah terlanjur dibayar dimaksimalkan.
Nah, itu salah satu cara juga 2026 kami sisir anggarannya, kami sisir anggarannya yang bunyinya dan kurang lebih output-nya akan sama dengan yang 2025 kami billing no.
Itu nggak ada lagi di 2026," ucapnya.
Penyisiran anggaran dilakukan demi memastikan efisiensi modal belanja yang sudah telanjur dikeluarkan dari kas negara.
>>> Bawa Celurit untuk Tawuran, Pemuda di Parung Bogor Ditangkap Warga
Arumsari menambahkan bahwa fokus utama instansinya adalah fungsi pemanfaatan materi pengadaan secara menyeluruh.
"Tapi prinsip secara umum saya nggak bicara satu-satu sih, kaos kaki lah, motor lah, apa, enggak.
Tapi prinsip secara umum yang sudah keluar di 2025, karena uang negara sudah keluar harus kita maksimalkan pemanfaatannya itu," ujarnya.