⌂ Beranda News Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat Sukoharjo, Target Fungsional Juli 2026

Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat Sukoharjo, Target Fungsional Juli 2026

Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat Sukoharjo, Target Fungsional Juli 2026
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau proyek Sekolah Rakyat 2 Sukoharjo
A A Ukuran Teks16px

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan inspeksi mendadak ke lokasi proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) 2 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Tindakan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur pendidikan yang ditargetkan beroperasi pada Tahun Ajaran Baru 2026-2027.

>>> AS dan Iran Sepakat Akhiri Perang Permanen, Kesepakatan Ditandatangani di Swiss

Proyek di Sukoharjo ini telah mencapai 'zona hijau' atau sesuai perencanaan, meskipun sempat terhambat oleh kerusakan jalan desa akibat armada berat proyek.

Dody menjelaskan bahwa kendala serupa sering terjadi di lokasi proyek yang menggunakan akses publik.

Ia menekankan pentingnya kontraktor mengeluarkan upaya ekstra, termasuk melalui program CSR, untuk memperbaiki jalan kerja terlebih dahulu.

Ia mencontohkan pengalaman serupa di Brebes, di mana pembangunan jembatan bailey sementara diperlukan untuk kelancaran distribusi logistik tanpa mengganggu aktivitas warga.

Secara nasional, progres pengerjaan Sekolah Rakyat telah mencapai rata-rata 78 persen. Kementerian PU fokus pada penyelesaian bangunan utama tingkat SD, SMP, dan SMA agar fungsional pada pertengahan Juli.

Target fisik di Sukoharjo sendiri diharapkan menembus di atas 90 persen.

Dody menyatakan optimisme bahwa minimal gedung SD, SMP, dan SMA dapat diselesaikan agar siswa dapat segera belajar di sekolah baru pada Juli.

>>> Kemenkeu Pangkas Ego Sektoral untuk Organisasi yang Lebih Lincah

Saat sidak, Dody Hanggodo memilih meninjau area belakang proyek untuk menguji kualitas dan perkembangan riil di lapangan, karena area tersebut dinilai dapat menunjukkan letak masalah yang sebenarnya.

Ia juga berdialog dengan para pekerja yang sedang menyelesaikan atap gedung pada malam hari, dan menyampaikan apresiasi atas kerja keras mereka.

Tantangan pembangunan Sekolah Rakyat di Pulau Jawa dinilai berada pada tahapan arsitektural dan penyelesaian akhir, yang membutuhkan waktu paling lama karena detail dan tenaga kerja terampil.

Sementara itu, kendala utama di luar Pulau Jawa seperti Sumatera, Maluku, dan Sulawesi terletak pada sektor infrastruktur logistik, khususnya akses jalan dari pelabuhan atau bandara ke lokasi proyek.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui pendidikan berasrama gratis bagi keluarga prasejahtera.

Project Manager Sekolah Rakyat 2 Kabupaten Sukoharjo, Mochammad Safirul Kamil, melaporkan realisasi fisik proyek per 14 Juni telah mencapai 82,46 persen.

Manajemen menargetkan penyelesaian dan fungsionalitas pada 1 Juli.

>>> Piala Dunia 2026 Dongkrak Penjualan Jersey Timnas di Jakarta

Untuk mengejar target tersebut, manajemen mengoptimalkan 800 pekerja yang bekerja dalam tiga sif setiap hari, dari pagi hingga tengah malam.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru