Tren perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) semakin populer di Indonesia. Salah satu MPV listrik yang menarik perhatian adalah Wuling Cortez Darion EV.
Bagi yang berencana melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta menggunakan mobil ini, penting untuk menghitung estimasi pengeluaran, mulai dari biaya pengisian daya baterai hingga tarif tol.
>>> Alwi Farhan Tembus Top 10 Ranking Dunia BWF Usai Juara Australian Open 2026
Estimasi Biaya Pengisian Daya Listrik
Berdasarkan pengujian, Wuling Cortez Darion EV memiliki konsumsi daya rata-rata 9 km per kWh.
Dengan jarak Jakarta-Yogyakarta sekitar 575 km melalui jalan tol, mobil ini membutuhkan sekitar 63,8 kWh.
Kapasitas baterai penuhnya adalah 69,2 kWh.
Disarankan untuk melakukan pengisian daya dua hingga tiga kali di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sepanjang jalur Trans-Jawa untuk menghindari kehabisan daya.
Tarif pengisian daya di SPKLU fast charging atau ultra fast charging (DC) seperti milik PLN atau Voltron dipatok Rp 2.466,74 per kWh.
Jika dibulatkan menjadi Rp 2.500 per kWh, estimasi biaya pengisian daya sekali jalan adalah Rp 159.500.
Rincian Tarif Tol Trans-Jawa
Pengeluaran terbesar lainnya adalah tarif tol elektronik (e-toll). Perjalanan penuh melalui jaringan Tol Trans-Jawa hingga Tol Solo-Jogja untuk kendaraan Golongan I memiliki rincian sebagai berikut:
Tol Jakarta-Cikampek (Japek): Rp 27.000
Tol Cikopo-Palimanan (Cipali): Rp 132.000
Tol Palimanan-Kanci (Palikanci): Rp 13.500
Tol Kanci-Pejagan: Rp 31.500
>>> Mikel Oyarzabal Cetak Rekor Buruk Saat Spanyol Ditahan Imbang Tanjung Verde
Tol Pejagan-Pemalang: Rp 66.000
Tol Pemalang-Batang: Rp 53.000
Tol Batang-Semarang: Rp 111.500
Tol Semarang ABC: Rp 5.500
Tol Semarang-Solo: Rp 92.000
Tol Solo-Yogyakarta: Rp 42.500
Total Tarif Tol: Rp 574.500
Total Pengeluaran Sekali Jalan
Jika diakumulasikan, total biaya operasional untuk perjalanan sekali jalan dari Jakarta ke Yogyakarta menggunakan Wuling Cortez Darion EV adalah Rp 734.000 (listrik Rp 159.500 + tol Rp 574.500).
Nominal ini belum termasuk biaya logistik tambahan atau potensi diskon tarif tol.
Pemilik kendaraan disarankan mengisi saldo e-toll minimal Rp 600.000 untuk sekali jalan, atau Rp 1.200.000 untuk pulang-pergi.
>>> Timnas Irak Bidik Kejutan Bersejarah di Piala Dunia 2026
Pengemudi juga dihimbau untuk memetakan titik SPKLU melalui aplikasi sebelum memulai perjalanan demi kenyamanan.