⌂ Beranda News Sekretaris Kabinet Jelaskan Kenaikan Harga Pertamax Akibat Respons Lamban Instansi Teknis

Sekretaris Kabinet Jelaskan Kenaikan Harga Pertamax Akibat Respons Lamban Instansi Teknis

Sekretaris Kabinet Jelaskan Kenaikan Harga Pertamax Akibat Respons Lamban Instansi Teknis
Sekretaris Kabinet memberikan penjelasan mengenai kenaikan harga Pertamax
A A Ukuran Teks16px

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan penjelasan mengenai penyesuaian harga BBM nonsubsidi Pertamax. Langkah ini diambil karena lambatnya tanggapan dari instansi teknis yang berwenang.

Pengamat politik nasional Hendri Satrio menilai keterlibatan langsung Sekretaris Kabinet dalam komunikasi publik ini menunjukkan respons minimal dari kementerian atau lembaga terkait.

>>> GigaAI Uji Coba Robot Humanoid SeeLight S1 untuk Tugas Rumah Tangga

Hendri Satrio berpendapat bahwa pengumuman kebijakan penyesuaian harga bahan bakar seharusnya dilakukan secara lebih interaktif dan terbuka, termasuk melalui konferensi pers.

Ia menambahkan bahwa penjelasan lisan yang rinci mengenai alasan kenaikan harga dan dampaknya bagi masyarakat akan mempermudah pemahaman publik.

Penjelasan resmi dari Sekretaris Kabinet sebelumnya telah diunggah melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet.

>>> Timnas Tunisia Pecat Sabri Lamouchi Usai Satu Laga Piala Dunia 2026

Kenaikan harga Pertamax didasarkan pada statusnya sebagai BBM nonsubsidi yang fluktuasinya mengikuti dinamika pasar minyak global.

Konflik geopolitik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel disebut memicu lonjakan harga minyak mentah dunia. Namun, pemerintah memutuskan untuk mempertahankan harga BBM bersubsidi.

Harga eceran Solar tetap Rp6.800 per liter dan Pertalite Rp10.000 per liter.

>>> Peringkat Jumlah Hari Libur Nasional Negara ASEAN Tahun 2026

Sementara itu, Pertamax mengalami penyesuaian menjadi Rp16.250 per liter dari harga sebelumnya Rp12.300 per liter, berlaku sejak 10 Juni 2026.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru