Grup Reyog Garudo Djoyo Manggolo yang berasal dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo berhasil meraih penghargaan dalam Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI tahun 2026.
Pencapaian ini diraih dalam kategori Pelestari Budaya, menempatkan SRT 5 Ponorogo di peringkat 10 besar.
>>> Alwi Farhan Tembus Peringkat 10 Besar Dunia Usai Juara Australian Open 2026
Keikutsertaan ini merupakan yang pertama bagi SRT 5 Ponorogo dalam kompetisi bergengsi yang memperebutkan Piala Presiden Republik Indonesia.
Kepala Sekolah SRT 5 Ponorogo, Devit Tri Candrawati, mengungkapkan rasa lega dan bangga atas prestasi yang diraih siswanya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung, termasuk Kementerian Sosial, atas kontribusinya dalam memajukan siswa.
Grup Garudo Djoyo Manggolo menampilkan cerita perjalanan Prabu Klono Sewandono dalam pertunjukannya.
>>> Perjanjian Damai AS-Iran Dongkrak Harga Bitcoin dan Emas
Pementasan tersebut diiringi musik gamelan Jawa dan menampilkan kelincahan gerakan penari.
Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI tahun 2026 diikuti oleh sekitar 32 grup dan berlangsung dari tanggal 11 hingga 14 Juni 2026.
Juara pertama diraih oleh Grup Reog Singo Taruno Budoyo dari SMPN 1 Ponorogo, sementara Piala Bergilir Presiden RI jatuh kepada Grup Reog Kyai Lodra dari Disbudpar Jawa Timur.
>>> Batasan Sehat: Kunci Psikolog dan Psikiater Jaga Kesehatan Mental
Acara penutupan FNRP dan Grebeg Suro dihadiri oleh sejumlah pejabat negara.