Piala Dunia 2026 menjadi panggung potensial bagi Lionel Messi untuk mengukir sejarah baru bersama Argentina.
Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini bisa menjadi ajang pamungkas sang megabintang.
>>> AS dan Iran Siapkan Dana Swasta Rp 5.310 Triliun demi Perdamaian
Messi kini membidik status pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Rekor itu masih dipegang Miroslav Klose dengan 16 gol, sementara Messi telah mengoleksi 13 gol.
Ia hanya membutuhkan empat gol tambahan untuk melampaui legenda Jerman tersebut. Persaingan juga melibatkan Kylian Mbappe yang telah mencetak 14 gol.
Peluang Jadi Raja Assist dan Kemenangan Terbanyak
Selain gol, Messi berada di ambang rekor assist terbanyak yang saat ini berbagi tempat dengan Diego Maradona (8 assist).
Satu assist tambahan akan menjadikannya raja assist tunggal.
Rekor 17 kemenangan milik Klose juga terancam. Messi kini sudah mengantongi 16 kemenangan bersama Argentina.
Messi telah memainkan 26 pertandingan Piala Dunia, terbanyak sepanjang sejarah putra.
>>> Kemdiktisaintek Buka Pendaftaran Beasiswa Pra Doktoral 2026 untuk Dosen
Ia juga sejajar dengan Guillermo Ochoa dan Cristiano Ronaldo sebagai pemain yang masuk skuad di enam edisi berbeda.
Namun, hanya Messi dan Ronaldo yang benar-benar bermain di keenam edisi tersebut.
Potensi Sejarah Baru di Partai Puncak
Jika Argentina lolos ke final, Messi berpeluang tampil di tiga final berbeda setelah 2014 dan 2022.
Ia juga bisa menjadi pencetak gol tertua di final serta kapten pertama yang mengangkat trofi dalam dua edisi berbeda.
Menjelang laga perdana Argentina melawan Aljazair, Messi mengunggah pesan motivasi di Instagram. "Hari ini bersama-sama," tulisnya, mengajak masyarakat Argentina bersatu mendukung tim.
Pelatih Lionel Scaloni menegaskan pentingnya kehadiran Messi. "Messi selalu hadir ketika Argentina membutuhkannya.
>>> Seskab Teddy Indra Wijaya Bahas Rencana Kunjungan PM India Narendra Modi
Seluruh dunia ingin melihat dia bermain," ujar Scaloni.