⌂ Beranda News Ribuan Warga Ikuti Tradisi Tapa Bisu 1 Suro di Mangkunegaran

Ribuan Warga Ikuti Tradisi Tapa Bisu 1 Suro di Mangkunegaran

Ribuan Warga Ikuti Tradisi Tapa Bisu 1 Suro di Mangkunegaran
Ribuan warga mengikuti tradisi tapa bisu 1 Suro di Mangkunegaran
A A Ukuran Teks16px

Ribuan masyarakat memadati kawasan Pura Mangkunegaran, Surakarta, pada Selasa (16/6/2026) malam.

Mereka mengikuti ritual jalan hening Kirab Pusaka Dalem dalam rangkaian peringatan malam 1 Suro Be 1960.

>>> BP BUMN Pangkas 216 Entitas Perusahaan Negara Demi Efisiensi Bisnis

Prosesi tahunan ini diwarnai dengan laku tapa bisu. Para peserta berjalan mengelilingi tembok luar pura tanpa berbicara sebagai sarana refleksi diri.

Salah seorang peserta asal Kediri bernama Jojo memanfaatkan momentum hening ini untuk menenangkan diri. Ia juga ingin mengenang ayahnya yang baru saja wafat.

"Aku juga ingin melihat langsung. Kan ada tapa bisu.

>>> Tarif Impor Trump Dikhawatirkan Tekan Pasar Saham Domestik

Ingin bercermin tentang diri saya dan kebetulan papa saya baru saja meninggal. Jadi sebagai cara saya untuk menenangkan diri," ujar Jojo.

Kehadiran Jojo bersama rekan-rekannya di Surakarta menjadi bentuk penghayatan terhadap nilai budaya. Mereka juga mencari ruang batin di tengah kedukaan.

Tema Mulih Pulih

Pihak Mangkunegaran menjelaskan bahwa peringatan 1 Suro Be 1960 mengusung tema "Mulih Pulih". Tema ini berarti ajakan kembali ke akar budaya dan ruang batin untuk pemulihan diri.

>>> Kementan Salurkan Benih Unggul Perkebunan Rp9,95 Triliun untuk Hilirisasi

Konsep pemulihan tersebut diimplementasikan melalui rangkaian tirakat selama 24 jam. Tirakat mencakup tiga fase waktu, yakni Atita (masa lalu), Atiki (masa kini), dan Anagata (masa depan).

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru