Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) meluluskan sebanyak 289 perwira Polri dalam upacara wisuda di Jakarta Selatan pada Rabu (17/6/2026).
Ratusan lulusan tersebut berasal dari program S1, S2, hingga S3. Mereka disiapkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Korps Bhayangkara.
>>> Barcelona Bidik Andrea Cambiaso untuk Perkuat Sektor Bek Sayap
Kalemdiklat Polri Komjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya Polri meningkatkan kemampuan personel.
Para perwira diharapkan mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya melalui pendekatan keilmuan yang diperoleh selama pendidikan di STIK Lemdiklat Polri.
Penguatan kapasitas intelektual ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan rekomendasi eksternal. Penataan kualitas perwira sejalan dengan agenda percepatan reformasi internal yang dicanangkan pimpinan tertinggi kepolisian.
>>> Timnas Korea Selatan Boikot Media Usai Rekaman Hina Son Heung-min Bocor
Panca menambahkan bahwa STIK tidak hanya berfokus pada teori akademis. Lembaga ini diharapkan menjadi tempat perumusan solusi atas berbagai dinamika sosial di masyarakat.
Kapolri juga mengingatkan pentingnya STIK terus beradaptasi dengan kebutuhan SDM Polri unggul sesuai jenjang pendidikan yang diajarkan.
Ke depan, Polri merencanakan transformasi kelembagaan yang lebih luas bagi STIK. Rencananya, akan dibuka akses pendidikan kedirgantaraan dan keamanan bagi masyarakat sipil melalui Universitas Kepolisian.
>>> BPS Mulai Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026 secara Serentak
Panca menyebut bahwa proyeksi ke depan STIK harus mengembangkan diri untuk mengakomodir tidak hanya polisi, tetapi seluruh elemen masyarakat yang ingin belajar tentang keamanan.