⌂ Beranda News Yum Brands Jual Pizza Hut Global Senilai Rp 47,8 Triliun

Yum Brands Jual Pizza Hut Global Senilai Rp 47,8 Triliun

Yum Brands Jual Pizza Hut Global Senilai Rp 47,8 Triliun
Eksterior restoran Pizza Hut
A A Ukuran Teks16px

Perusahaan induk Yum Brands mengumumkan penjualan jaringan restoran cepat saji Pizza Hut senilai total 2,7 miliar dolar AS atau setara Rp 47,87 triliun pada Rabu, 17 Juni 2026.

Langkah divestasi ini diambil setelah merek restoran legendaris tersebut menghadapi penurunan kinerja penjualan akibat ketatnya persaingan pasar global.

>>> Transaksi QRIS Bank Muamalat Melonjak 74 Persen Hingga Mei 2026

Transaksi ini dibagi menjadi dua kesepakatan terpisah.

Perusahaan ekuitas swasta LongRange Capital mengakuisisi bisnis global Pizza Hut di luar China daratan senilai 1,5 miliar dolar AS.

Sementara itu, bisnis Pizza Hut di wilayah China daratan dibeli oleh Yum China Holdings Inc. senilai 1,2 miliar dolar AS.

Penyebab Penurunan Kinerja

Keputusan pelepasan aset ini dipicu oleh merosotnya penjualan Pizza Hut di Amerika Serikat sebesar 8,2 persen pada tahun lalu.

Persaingan ketat dari Domino's, Papa John's, dan Little Caesars menjadi salah satu faktor utama.

Tekanan juga datang dari platform pengiriman pihak ketiga seperti DoorDash dan Uber Eats yang mengubah kebiasaan konsumen.

Hingga akhir tahun lalu, Pizza Hut tercatat mengoperasikan 19.974 restoran di seluruh dunia.

Namun, Yum Brands telah merencanakan penutupan terhadap 250 lokasi gerai di Amerika Serikat sejak Februari lalu.

Setelah pengumuman resmi dikeluarkan, saham Yum Brands mengalami kenaikan hampir 2 persen di bursa perdagangan.

>>> Proyek Jet Tempur Masa Depan Eropa FCAS Resmi Dibatalkan

Optimisme di Bawah Kepemilikan Baru

Manajemen Yum Brands menyatakan optimistis terhadap masa depan Pizza Hut di bawah kepemilikan baru. Para pembeli dinilai memiliki keahlian mendalam di industri restoran.

Penjualan ini juga ditujukan agar Yum Brands bisa mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif pada merek inti yang tersisa, terutama KFC dan Taco Bell.

Kepala Eksekutif Yum!

Brands, Chris Turner, menyatakan bahwa Pizza Hut memegang peranan krusial dan memiliki nilai historis yang panjang bagi perjalanan perusahaan sejak didirikan pada tahun 1958.

Fokus baru ini krusial untuk menghadapi tantangan pasar dan memenangkan hati konsumen masa depan melalui ekosistem teknologi yang dipercepat.

Turner memaparkan keberhasilan Taco Bell yang mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan toko yang sama hingga 18 persen dalam dua tahun terakhir, menunjukkan potensi ekspansi masif.

Di sisi lain, Direktur Pelaksana GlobalData Neil Saunders menilai Pizza Hut telah lama menjadi titik lemah dalam portofolio Yum Brands karena membutuhkan investasi dan kesabaran besar untuk mengembalikannya ke jalur pertumbuhan.

Pendiri LongRange Capital Bob Berlin menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan manajemen serta pemegang waralaba Pizza Hut demi mendorong fase pertumbuhan baru.

>>> Prabowo Subianto Batalkan Kunjungan ke Rusia, Fokus Urusan Dalam Negeri

Seluruh transaksi penjualan jaringan restoran cepat saji ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada kuartal ketiga tahun 2026 setelah mendapatkan persetujuan dari pihak otoritas regulasi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru