⌂ Beranda News Wahana Interfood Nusantara Himpun Rp266,96 Miliar Lewat Rights Issue

Wahana Interfood Nusantara Himpun Rp266,96 Miliar Lewat Rights Issue

Wahana Interfood Nusantara Himpun Rp266,96 Miliar Lewat Rights Issue
Ilustrasi rights issue Wahana Interfood Nusantara
A A Ukuran Teks16px

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) atau Win&Co Group telah menyelesaikan aksi korporasi Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II).

Melalui rights issue tersebut, perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp266,96 miliar.

>>> Prospek Perdamaian AS-Iran: Peluang Ekonomi bagi Indonesia

Direktur Utama Win&Co Group Sugianto Soenario menyatakan dana itu digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung kebutuhan modal kerja perusahaan.

Seluruh dana hasil rights issue telah digunakan sesuai rencana yang disampaikan kepada regulator hingga 31 Desember 2025.

Sisa dana yang belum terpakai ditempatkan pada instrumen perbankan untuk menjaga likuiditas dan mendukung pengembangan usaha.

Fokus Penguatan Fundamental Bisnis

Sugianto mengatakan tahun 2025 menjadi periode penting bagi perseroan untuk memperkuat fundamental bisnis.

Struktur permodalan yang lebih kokoh dan pengelolaan biaya yang disiplin membuat Win&Co Group berada pada jalur pertumbuhan yang lebih sehat.

Perseroan juga mengeksekusi sejumlah agenda strategis sepanjang 2025, termasuk transformasi digital melalui implementasi sistem enterprise resource planning (ERP) berbasis SAP.

>>> Harga Emas Antam dan Pegadaian 17 Juni 2026 Kompak Menguat

Kapasitas produksi berhasil ditingkatkan hingga 12.000 ton per tahun, serta jaringan distribusi dan basis pelanggan B2B terus diperluas.

Inisiatif tersebut berdampak positif pada kinerja finansial. COCO membukukan penjualan konsolidasi Rp165,08 miliar sepanjang 2025, naik 2,48 persen secara tahunan.

EBITDA yang disesuaikan tercatat sebesar Rp9,2 miliar, meningkat 13,53 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam RUPST untuk tahun buku 2025, seluruh mata acara yang diajukan perseroan disetujui pemegang saham, termasuk pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan yang telah diaudit.

RUPST dipimpin Komisaris Utama Win&Co Group Widjanarko Brotosaputro dan dihadiri jajaran direksi, dewan komisaris, serta pemegang saham secara fisik dan elektronik melalui platform eASY.

>>> DPRD DKI Pertanyakan Minimnya Penambahan Lahan Makam Baru

KSEI.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru