⌂ Beranda News 200 Perwira Polri Raih Gelar Doktor dari STIK Lemdiklat Polri

200 Perwira Polri Raih Gelar Doktor dari STIK Lemdiklat Polri

200 Perwira Polri Raih Gelar Doktor dari STIK Lemdiklat Polri
Perwira polisi mengikuti upacara wisuda gelar doktor di STIK Lemdiklat Polri
A A Ukuran Teks16px

Sebanyak 200 anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi menyandang gelar doktor setelah menyelesaikan pendidikan S3 di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri.

Acara wisuda ini dilaksanakan pada Rabu, 17 Juni 2026, bertepatan dengan rangkaian Dies Natalis ke-80 Lemdiklat Polri.

>>> Wahana Interfood Nusantara Himpun Rp266,96 Miliar Lewat Rights Issue

Jumlah akademisi bergelar doktor di tubuh Polri ini dikonfirmasi oleh lembaga pendidikan tersebut. Seluruh perwira dipastikan meraih gelar tertinggi melalui proses akademik yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Peningkatan Kepekaan Sosial dan Intelektual

Guru Besar Lemdiklat Polri, Profesor Hermawan Sulistyo, menyatakan bahwa tingginya tingkat pendidikan para perwira ini diharapkan mampu meningkatkan kepekaan sosial kepolisian terhadap situasi di tengah masyarakat.

"Jadi perwira pendidikan sangat tinggi dan sangat tinggi. Jumlah seluruh S3 di Polri itu sekitar 200, 200 doktor.

Doktornya nggak ada yang odong-odong. Doktornya beneran," ujar Hermawan seusai acara wisuda.

>>> Prospek Perdamaian AS-Iran: Peluang Ekonomi bagi Indonesia

Pihak STIK Lemdiklat Polri saat ini tengah memproses kompilasi ilmiah dari para lulusan. Dokumen penelitian tersebut akan dipublikasikan sebagai kontribusi bagi ilmu kepolisian.

Hermawan menambahkan, peningkatan mutu pendidikan ini diselaraskan dengan pembenahan internal institusi. Tujuannya adalah melahirkan personel yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas moral.

Ketua STIK Lemdiklat Polri, Irjen Eko Rudi Sudarto, menjelaskan bahwa institusinya terus mengevaluasi hasil didik untuk meminimalkan penyimpangan anggota di lapangan.

"Ternyata kalau hasil didik STIK itu masih quote and quote banyak tadi deviasi. Ada tiga hal yang dididik di sini: etika, logika, dan rasa," kata Eko.

>>> Harga Emas Antam dan Pegadaian 17 Juni 2026 Kompak Menguat

Manajemen STIK Lemdiklat Polri menjadikan evaluasi kurikulum berbasis etika dan rasa sebagai prioritas utama dalam program pendidikan lanjutan bagi para perwira.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru